Update Demo Pati: Botok dan Perwakilan AMPB Masuk Rapat Paripurna DPR
Admin WGM - Thursday, 27 August 2026 | 01:39 PM


Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Sejumlah massa AMPB masih berkumpul di depan gedung DPR, sementara elemen masyarakat lainnya juga berdatangan secara perlahan dengan beragam atribut. Massa memasang sejumlah spanduk di pagar depan gedung DPR yang berisi berbagai tuntutan dan kritik. Petugas kepolisian telah berjaga di lokasi sejak pagi dan terus siaga mengawal massa aksi.
Di tengah aksi tersebut, Koordinator AMPB Supriyono alias Botok bersama sejumlah rekannya diterima oleh DPR untuk menyampaikan aspirasi. Berdasarkan pantauan di Gedung DPR, Botok memasuki ruang rapat paripurna sekitar pukul 10.05 WIB. Ia terlihat mengenakan kaus dan topi berwarna hitam serta didampingi Koordinator AMPB Teguh Istianto dan beberapa rekan lainnya. Mereka dipandu dan dikawal oleh sejumlah petugas keamanan menuju ruang rapat paripurna.
Botok bersama 13 perwakilan AMPB kemudian masuk ke ruang rapat paripurna DPR RI. Mereka diterima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan tersebut diarahkan menuju balkon ruang rapat paripurna dengan pengawalan petugas keamanan. Para perwakilan AMPB terlihat mengikuti jalannya rapat dari dalam ruang sidang.
Kehadiran Botok dan perwakilan AMPB di ruang rapat paripurna bertujuan mengawal tuntutan agar Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset segera disahkan. Selain pengesahan RUU tersebut, AMPB juga mendesak penerapan hukuman mati bagi koruptor. Botok mengatakan dirinya telah dipersilakan masuk oleh pimpinan DPR untuk bertemu di dalam kompleks parlemen. Ia berharap aspirasi masyarakat dapat diterima oleh anggota DPR.
Sementara itu, massa AMPB tetap berada di depan Gedung DPR RI bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya yang terus berdatangan. Aksi di kawasan parlemen berlangsung di tengah pengamanan petugas kepolisian yang berjaga sejak pagi. Botok dan rekan-rekannya berada di balkon ruang rapat paripurna setelah diterima oleh DPR. Aspirasi yang mereka bawa mencakup tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Next News

Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang
in 6 hours

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
in 3 hours

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
an hour ago

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
18 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
21 hours ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
a day ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
2 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
2 days ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
3 days ago



