Selasa, 3 November 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang

Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 03 November 2026 | 03:31 PM

Background
Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang
Kabar penahanan sejumlah perwira tinggi Polri di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyatakan masih mengecek informasi tersebut. (Okezone.com/)

Isu hangat menerpa kepolisian setelah sejumlah perwira tinggi Polri dikabarkan ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Informasi mengenai penahanan perwira tinggi tersebut ramai diperbincangkan publik meski pihak kepolisian belum merilis daftar nama pejabat yang diamankan. Penahanan di markas kepolisian tersebut menjadi sorotan karena menyangkut jajaran petinggi institusi penegak hukum Indonesia.

​Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir memberikan tanggapan mengambang saat dimintai konfirmasi mengenai kabar pengamanan perwira tinggi Polri tersebut. Saat dicecar wartawan di Jakarta pada Selasa (3/11/2026), Johnny Edison Isir mengaku pihaknya masih melakukan pengecekan internal. Namun, perwira tinggi Polri itu justru lebih banyak memaparkan penanganan demonstrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta daripada menjawab pokok isu.

​Meskipun wartawan terus mengejar ketegasan mengenai kabar penahanan petinggi Polri, Kepala Divisi Humas Polri tetap enggan memberikan jawaban langsung. Dia berulang kali mengarahkan pembahasan pada mekanisme evaluasi pelayanan dan pengamanan aksi penyampaian pendapat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sikap tersebut membuat kepastian mengenai isu penangkapan perwira tinggi di Mako Brimob Depok masih belum terkonfirmasi jelas.

​"Enggak, saya bahas tadi ini, yang konteks kalau kita dalam proses untuk pengamanan, pelayanan, ini selalu kemudian setelah pelaksanaan kita lakukan evaluasi, seperti itu," kata Isir, Selasa (3/11/2026).

​"Nanti kami cek proses evaluasinya, ya, seperti itu," lanjutnya.

​"Baik. Makasih ya. Udah, udah banyak kali. Sekali lagi terima kasih rekan-rekan,"ujarnya.

​Ketika kembali ditanya lebih tegas perihal pengamanan jenderal Polri, Isir menyudahi sesi tanya jawab dengan memberikan imbauan publik. Beliau meminta seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas informasi di media sosial maupun ruang publik. Jenderal bintang dua itu menekankan pentingnya menyebarkan berita yang akurat dan terpercaya guna mencegah bahaya disinformasi.

​"Ayo mari kita tetap sama-sama bergandengan tangan, saling bahu-membahu, wujudkan Indonesia di ruang publik, di ruang digital dengan informasi yang tepat, terpercaya, mencerdaskan bagi masyarakat,"jelasnya.

​"No hoax, no disinformasi. Terima kasih," tutup Isir.

​Hingga saat ini publik masih menunggu kepastian dari Markas Besar Polri terkait kebenaran kabar penahanan perwira tinggi di Brimob Kelapa Dua. Pihak Divisi Humas Polri berjanji akan melakukan pengecekan lebih lanjut atas seluruh informasi yang beredar. Ketidakjelasan penanganan isu ini membuat perkembangan kabar pengamanan pejabat tinggi kepolisian terus dipantau khalayak luas.