Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
Azizatul Khifdiyah - Saturday, 31 October 2026 | 03:15 PM


RANS Carnival yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, menghadapi gelombang pengunduran diri dari berbagai pihak. Sejumlah musisi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, content creator, serta calon pengisi acara menyatakan tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam kegiatan tersebut. Keputusan itu muncul di tengah kritik dan seruan boikot yang dikaitkan dengan kontroversi Raffi Ahmad dalam aksi di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026.
RFRNDS menyampaikan bahwa mereka menjadi salah satu penampil acara RANS Carnival pada tanggal 1 November 2026. Mereka semula mempersiapkan pertunjukan untuk menyuarakan perjuangan dengan memanfaatkan media visual dalam agenda hiburan itu. Setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi, aspek keamanan dan kenyamanan, serta posisi mereka sebagai bagian dari masyarakat, RFRNDS memutuskan untuk mundur dan membatalkan penampilan dalam acara tersebut, ungkapnya.
Guyon Waton menyatakan telah melihat pembicaraan luas di media sosial mengenai rencana penampilan mereka pada 31 Oktober di Stadion Maguwoharjo. Manajemen grup itu meminta maaf karena tidak dapat melanjutkan acara, seraya menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan hubungan baik dengan semua pihak, lanjutnya.

"Pertimbangan utama kami bukan terkait dengan materi acara, melainkan lebih kepada aspek kondusivitas, keamanan, kenyamanan masyarakat, serta potensi munculnya persepsi dan kesalahpahaman di tengah situasi publik yang sedang cukup sensitif," jelasnya.
Fourtune juga membatalkan partisipasinya sebagai pengisi acara pada 31 Oktober 2026 di area parkir Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.
"Melalui pesan ini, kami bermaksud menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," kata mereka.

Keputusan ini harus diambil sebagai upaya menjaga keamanan, kenyamanan, dan hubungan baik dengan seluruh pihak, pungkasnya.
Selain musisi, dampak keputusan tersebut turut dirasakan pelaku usaha kecil yang telah menyiapkan modal, stok, dan perlengkapan untuk berjualan. Seorang penjual donat disebut menyiapkan sekitar 2.000 donat untuk dijual di RANS Carnival sebelum melakukan bongkar muatan barang. Pengunduran diri massal membuat para pelaku usaha menghadapi stok dan biaya persiapan yang sudah telanjur dikeluarkan, tegasnya.
Next News

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
7 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
10 hours ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
14 hours ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
a day ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
a day ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
2 days ago

Operasi Patuh Candi 2026 di Pekalongan Hadirkan Sosialisasi Humanis dan Program Bebas Denda Pajak Kendaraan
3 days ago

Pembobolan Hot Wallet Binance Senilai Rp114 Triliun Libatkan Peretas Korea Utara
3 days ago

Dugaan Penggelapan Dana PKKMB 2026 di Universitas Pekalongan Guncang Forum Terbuka Mahasiswa
3 days ago





