Ledakan Kembang Api Hanguskan Gudang Dekorasi di Denpasar, Dua Orang Mengalami Luka Bakar
Azizatul Khifdiyah - Wednesday, 16 September 2026 | 10:54 AM


Sebuah rumah kontrakan yang difungsikan sebagai gudang penyimpan alat dekorasi dan perakitan kembang api di Denpasar Timur hangus dilalap si jago merah. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Siulan, Gang Sekar Buana, Denpasar Timur, pada Selasa (15/9) sekitar pukul 15.00 WITA. Berdasarkan laporan, amukan si jago merah tersebut melahap habis bangunan gudang dan merembet ke area sekitarnya.
Awalnya, tempat tersebut digunakan pemilik gudang bernama Mochammad Ali (57) bersama enam karyawannya untuk merakit kembang api sejak pukul 08.00 WITA. Perakitan kembang api tersebut rencananya akan digunakan untuk pertunjukan di kawasan Karangasem dan Nusa Dua. Namun, saat seorang karyawan sedang melakban kembang api pada pukul 15.00 WITA, percikan api mendadak muncul hingga memicu ledakan besar.
Percikan api itu langsung menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam gudang hingga api membesar dengan sangat cepat. Saksi bernama Putu Sumiasa (51) yang berada di lokasi langsung berlari menyelamatkan diri begitu ledakan keras terjadi. Kobaran api tidak hanya menghancurkan gudang, tetapi juga melalap bengkel pengecatan sepeda motor di sebelah utara hingga menghanguskan delapan unit sepeda motor.
"Dari kejadian tersebut terdapat 2 korban luka bakar. Api dapat dipadamkan pukul 17.00 WITA oleh 3 unit pemadam kebakaran Kota Denpasar," terang Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, dalam keterangannya pada Rabu (16/9).
Dua pekerja dilaporkan menjadi korban luka bakar dalam musibah kebakaran ini, yaitu I Made Gede (50) dan Tina (27). Keduanya langsung mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka bakar ringan akibat terjebak di dalam bangunan. I Made Gede bahkan sempat pingsan di dalam kamar mandi karena panik dan terhirup banyak asap saat ledakan terjadi.
"Korban I Made Gede kaget saat kembang api meledak dan menimbulkan banyak asap, selanjutnya korban masuk ke dalam kamar mandi hingga akhirnya pingsan," ucap Adi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menjelaskan bahwa pihak pemadam menerima laporan kebakaran pada pukul 16.30 WITA. Petugas langsung bergegas mengerahkan kekuatan penuh dari empat pos terdekat guna menjinakkan kobaran api. Sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran bersama tim rescue dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api secara intensif.
"Empat pos meluncur ke sini dengan kekuatan delapan unit pemadam kebakaran dan unit rescue," ungkap Tirana.
Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh oleh petugas untuk mencegah amukan api meluas ke pemukiman warga sekitar. Langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi adanya potensi ledakan susulan dari sisa bahan kembang api. Setelah perjuangan keras petugas di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan secara total.
Next News

Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang
in 4 hours

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
in an hour

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
3 hours ago

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
20 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
a day ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
a day ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
2 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
2 days ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
3 days ago



