Kronologi Pembunuhan Keji WN Singapura: Dihabisi di Sukabumi, Dibuang ke Cilacap
Admin WGM - Saturday, 28 March 2026 | 05:30 PM


Tabir gelap di balik penemuan mayat dalam plastik yang menggemparkan warga di aliran Sungai Citanduy, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akhirnya tersingkap. Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi korban sebagai seorang warga negara (WN) Singapura berinisial AS (65), yang menjadi korban pembunuhan berencana dengan latar belakang asmara yang kelam.
Kapolres Cilacap mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan keji yang dilakukan secara terorganisasi. Korban dilaporkan dihabisi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, sebelum akhirnya jasadnya dibawa menempuh perjalanan jauh untuk dibuang di perbatasan Jawa Tengah guna menghilangkan jejak.
Berdasarkan hasil penyelidikan intensif dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, polisi menetapkan motif utama pembunuhan ini adalah kecemburuan akibat cinta segitiga. Tersangka utama, yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban, diduga merasa sakit hati dan terancam posisinya oleh kehadiran korban.
Penyidik menyebutkan bahwa tersangka telah memantau aktivitas korban selama beberapa hari sebelum akhirnya melancarkan aksinya di sebuah rumah kontrakan di Sukabumi. Di lokasi tersebut, korban diduga dianiaya hingga tewas menggunakan benda tumpul.
Kekejian para pelaku tidak berhenti pada aksi pembunuhan. Untuk memastikan jasad korban tidak mudah ditemukan atau dikenali, para tersangka melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi. Korban dilaporkan sempat dicor menggunakan semen di dalam sebuah wadah sebelum akhirnya dibungkus berlapis-lapis menggunakan plastik tebal.
Langkah ini diambil pelaku agar jasad korban tetap tenggelam saat dibuang ke sungai. Namun, karena kondisi arus sungai dan faktor cuaca, bungkusan plastik berisi jasad AS tersebut akhirnya mengapung dan tersangkut di pinggiran Sungai Citanduy, yang kemudian ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi sudah mulai membusuk.
Hasil rekonstruksi sementara menunjukkan adanya periode krusial selama 30 menit saat para pelaku membawa jasad korban menggunakan sebuah mobil minibus. Dalam perjalanan dari Sukabumi menuju Cilacap, kamera pengawas (CCTV) di beberapa titik menangkap pergerakan kendaraan tersangka yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sisa material semen, plastik pembungkus, serta kendaraan yang digunakan untuk mengangkut jenazah. Koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Singapura di Jakarta juga telah dilakukan untuk proses repatriasi jenazah ke negara asal.
Saat ini, kepolisian telah mengamankan tiga orang tersangka yang memiliki peran berbeda, mulai dari eksekutor hingga pihak yang membantu membuang mayat. Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.
Kasus ini menjadi pengingat keras mengenai kerentanan warga negara asing terhadap tindak kriminalitas yang bermuara dari konflik personal. Pihak kepolisian terus mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan yang terlibat dalam penyediaan sarana maupun logistik selama pelarian pelaku.
Warga di sekitar Sungai Citanduy pun diimbau untuk tetap tenang, sementara garis polisi masih terpasang di lokasi penemuan jasad guna kepentingan olah TKP lanjutan.
Next News

Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Ketua Komisi X DPR Ingatkan Kesiapan Kemendikdasmen
4 hours ago

Kronologi Satu Keluarga Meninggal di Tenda Wisata Temanggung, Diduga Akibat Hirup Karbon Monoksida
8 hours ago

Diperingati Setiap 29 Mei, Ini Catatan Penting Mengenai Hak Kemandirian Lansia
3 hours ago

Jelang PPDB 2026, Kantor Dukcapil dan MPP Depok Diserbu Warga untuk Aktivasi IKD
4 hours ago

Libur Iduladha Usai, Layanan SIM dan BPKB Polda Metro Jaya Kembali Dibuka!
7 hours ago

Kena PHK Massal di Konut, Eks Karyawan PT Hillcon Tuntut Pesangon dan THR yang Belum Cair
8 hours ago

Geger! Lansia WN Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah di Bekasi
9 hours ago

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul, Dorong Kasus Dibawa ke Ranah Hukum
11 hours ago

Banjir dan Longsor Terjang 2 Kabupaten di Gorontalo, 1 Warga Hanyut Terseret Arus
12 hours ago

Terungkap! Pembunuhan Bocah SD di Makassar Terbongkar Gegara Tingkah Aneh Pelaku saat Olah TKP
a day ago





