Banjir dan Longsor Terjang 2 Kabupaten di Gorontalo, 1 Warga Hanyut Terseret Arus
Admin WGM - Friday, 29 May 2026 | 08:30 AM


Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor dilaporkan melanda wilayah sirkuit Provinsi Gorontalo. Berdasarkan draf laporan harian dari sirkuit otoritas penanggulangan bencana, terdapat dua kabupaten di silsilah wilayah tersebut yang terdampak parah oleh terjangan banjir dan material longsor akibat tingginya intensitas curah hujan, yaitu Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara.
Di wilayah Kabupaten Bone Bolango, luapan air banjir dilaporkan merendam sedikitnya empat desa secara masif. Garis waktu terjadinya luapan air harian tersebut menyisakan draf dampak yang serius bagi mobilitas warga, di mana tinggi muka air yang meningkat cepat turut memicu sirkuit arus kencang di sirkuit pemukiman. Otoritas keamanan mengonfirmasi terdapat satu orang warga yang dilaporkan hanyut akibat terseret kuatnya arus banjir harian di wilayah tersebut.
Secara paralel, dampak buruk bencana hidrometeorologi ini juga merembet ke sirkuit wilayah Kabupaten Gorontalo Utara. Di kabupaten ini, luapan air dilaporkan merendam pemukiman warga dan memberikan ancaman kerentanan fisik harian bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya anak-anak di bawah usia lima tahun. Berdasarkan draf pencatatan data sektoral harian, dilaporkan terdapat sedikitnya 40 jiwa balita yang menjadi korban terdampak langsung akibat genangan banjir di Gorontalo Utara.
Menyikapi eskalasi draf dampak bencana yang menyerang kelompok rentan tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat langsung bergerak taktis melakukan tindakan penyelamatan. Otoritas Dinkes menetapkan langkah intervensi kesehatan secara langsung di lapangan guna mengantisipasi penurunan derajat kesehatan harian para balita yang terjebak di sirkuit area pengungsian maupun rumah yang kebanjiran.
Meskipun garis waktu penanganan bencana ini bertepatan dengan momentum hari libur nasional, sirkuit kedinasan memastikan tidak ada draf kekosongan pelayanan publik harian. Tim medis dan petugas kesehatan di lapangan dilaporkan tetap berada dalam status siaga penuh di posko-posko kesehatan darurat. Komitmen harian para petugas medis ini diarahkan secara intensif untuk mengawal, memantau, dan memeriksa draf kesehatan harian terhadap total 238 jiwa balita yang terdata menjadi korban terdampak banjir di sirkuit wilayah hukum Gorontalo.
Hingga draf laporan harian ini diturunkan, sirkuit koordinasi antar-lembaga yang melibatkan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan terus diperkuat berlapis guna melakukan pencarian harian terhadap satu korban warga Bone Bolango yang hanyut. Pemerintah daerah mengimbau seluruh lapisan masyarakat di kedua kabupaten untuk tetap meningkatkan kewaspadaan harian dari potensi banjir susulan maupun longsor lanjutan mengingat draf prediksi cuaca makro masih menunjukkan potensi hujan di sirkuit Gorontalo.
Next News

Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Ketua Komisi X DPR Ingatkan Kesiapan Kemendikdasmen
2 hours ago

Kronologi Satu Keluarga Meninggal di Tenda Wisata Temanggung, Diduga Akibat Hirup Karbon Monoksida
6 hours ago

Diperingati Setiap 29 Mei, Ini Catatan Penting Mengenai Hak Kemandirian Lansia
an hour ago

Jelang PPDB 2026, Kantor Dukcapil dan MPP Depok Diserbu Warga untuk Aktivasi IKD
2 hours ago

Libur Iduladha Usai, Layanan SIM dan BPKB Polda Metro Jaya Kembali Dibuka!
5 hours ago

Kena PHK Massal di Konut, Eks Karyawan PT Hillcon Tuntut Pesangon dan THR yang Belum Cair
6 hours ago

Geger! Lansia WN Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah di Bekasi
7 hours ago

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul, Dorong Kasus Dibawa ke Ranah Hukum
9 hours ago

Terungkap! Pembunuhan Bocah SD di Makassar Terbongkar Gegara Tingkah Aneh Pelaku saat Olah TKP
21 hours ago

Viral Kasus Selebgram Woodyrman Aniaya Warga Brunei hingga Tewas di Blok M, Ini Kronologinya!
a day ago





