Senin, 10 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, KAI Hentikan Darurat Enam Perjalanan Kereta Api

Admin WGM - Thursday, 06 August 2026 | 10:18 AM

Background
Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, KAI Hentikan Darurat Enam Perjalanan Kereta Api
Gempa Pangandaran kereta api (Kilangbara /)

Sebanyak enam perjalanan kereta api terpaksa dihentikan secara darurat setelah guncangan gempa bumi bermagnitudo lima koma tiga mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung mengambil langkah penghentian sementara tersebut demi menjamin keselamatan operasional serta seluruh penumpang pascagempa.

Guncangan gempa bumi tektonik yang terjadi pada Rabu malam tersebut memicu pengaktifan prosedur keselamatan darurat di sepanjang lintasan rel wilayah Selatan Jawa. Petugas pengatur perjalanan kereta api langsung memberikan instruksi berhenti luar biasa kepada para masinis begitu guncangan gempa bumi terdeteksi secara otomatis melalui sistem kontrol.

Pihak manajemen PT Kereta Api Indonesia dengan sigap menerjunkan tim pemeriksa jalan dan jembatan guna menyisir seluruh kondisi fisik jalur lintasan rel kereta api. Penyisiran secara rinci mencakup verifikasi kondisi konstruksi jembatan, bangunan stasiun, jaringan sistem persinyalan, serta keutuhan struktur bantalan rel dari risiko kerusakan akibat getaran.

Pemeriksaan teknis secara intensif dilakukan secara menyeluruh pada seluruh petak jalan terdampak demi memastikan tidak ada pergeseran tanah maupun retakan pada rel. Seluruh tim teknis di lapangan dikerahkan untuk melakukan validasi keselamatan sebelum memberikan izin pengoperasian kembali moda transportasi massal berbasis rel tersebut.

Berdasarkan laporan analisis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, titik episentrum gempa bumi terdeteksi berpusat di wilayah laut lepas pantai Pangandaran. Lembaga pemantau kebencanaan nasional tersebut turut mengonfirmasi bahwa peristiwa guncangan gempa bumi tektonik ini sama sekali tidak berpotensi menimbulkan ancaman gelombang tsunami.

Rangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen prasarana perkeretaapian dinyatakan selesai setelah memakan waktu beberapa jam di bawah pengawasan ketat. Tim pemeriksa menyatakan bahwa seluruh lintasan perkeretaapian di wilayah terdampak berada dalam kondisi aman serta bebas dari kerusakan yang membahayakan.

Operasional perjalanan enam rangkaian kereta api yang sempat tertahan akhirnya resmi diizinkan untuk melanjutkan kembali perjalanan menuju lokasi stasiun tujuan masing-masing. Pihak PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas keterlambatan jadwal kedatangan yang terjadi demi mengutamakan keselamatan.

PT Kereta Api Indonesia menegaskan komitmen berlanjut untuk selalu menerapkan protokol keselamatan operasional yang amat ketat dalam merespons potensi bencana alam. Seluruh jajaran petugas dipastikan tetap bersiaga penuh untuk memantau kemungkinan adanya aktivitas gempa bumi susulan di wilayah Jawa Barat.