Senin, 10 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Peternak Ayam Petelur Pekalongan Gelar Aksi Damai Tingginya Biaya Produksi, 350 Ayam Dibagikan ke Warga

Trista - Monday, 10 August 2026 | 05:55 PM

Background
Peternak Ayam Petelur Pekalongan Gelar Aksi Damai Tingginya Biaya Produksi, 350 Ayam Dibagikan ke Warga
Aksi Damai Peternak Ayam di Kabupaten Pekalongan (Istimewa /)

Sekitar 100 peternak ayam petelur di Kabupaten Pekalongan menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Pekalongan, Senin (10/8/2026). Selain menyampaikan aspirasi terkait harga telur dan pakan, para peternak membagikan 350 ekor ayam kepada warga di Jalan Mandurorejo, Kajen.

Pembagian ayam tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi yang dilakukan para peternak ayam petelur. Kegiatan itu dilaksanakan setelah mereka menyelesaikan audiensi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan.

Dalam audiensi tersebut, para peternak menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi dalam menjalankan usaha peternakan. Salah satunya harga telur di tingkat kandang yang dinilai belum sebanding dengan biaya produksi, ditambah tingginya harga pakan.

Para peternak berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan untuk membantu keberlangsungan usaha mereka. Salah satu usulan yang disampaikan ialah penyerapan telur dari peternak lokal melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Usai audiensi, peternak kemudian membagikan sebanyak 350 ekor ayam kepada masyarakat di sekitar Jalan Mandurorejo, Kajen. Warga tampak antusias menerima ayam yang dibagikan dalam rangkaian aksi tersebut.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., bersama sejumlah anggota turut memantau dan mengamankan kegiatan pembagian ayam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menerima bantuan.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Termasuk saat pembagian ayam kepada masyarakat, kami lakukan pengamanan dan pemantauan agar kegiatan berjalan lancar," kata Rachmad.

Menurut Rachmad, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Karena itu, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif selama mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.

"Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, dan tugas kami memastikan kegiatan tersebut berlangsung aman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," ujarnya.

Polres Pekalongan sebelumnya telah menyiagakan ratusan personel untuk mengawal seluruh tahapan aksi. Pengamanan dilakukan sejak pergerakan massa hingga kegiatan pembagian ayam kepada masyarakat. Kegiatan pembagian ayam berlangsung aman dan lancar tanpa gangguan. Setelah seluruh rangkaian aksi selesai, situasi di sekitar Jalan Mandurorejo, Kajen, kembali normal.