Jumat, 29 Mei 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Geger Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad, Pacar yang Bawa Lari Siap Bayar Rp70 Juta!

Admin WGM - Monday, 25 May 2026 | 04:00 PM

Background
Geger Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad, Pacar yang Bawa Lari Siap Bayar Rp70 Juta!
Pengantin kabur di Pati (Liputan6/)

Kasus hukum dan sosial mengenai drama pelarian seorang calon pengantin wanita di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya resmi menemui titik akhir. Peristiwa menghebohkan yang memicu batalnya prosesi pernikahan sesaat menjelang pelaksanaan akad nikah tersebut dilaporkan telah berakhir melalui sirkuit jalur perdamaian, setelah tercapai kesepakatan pemenuhan nilai ganti rugi material antarpihak yang terlibat.

Berdasarkan data perkembangan harian dari penanganan kasus tersebut, pihak pacar atau kekasih gelap yang membawa kabur sang pengantin wanita dilaporkan telah menyatakan kesanggupan penuh secara hukum. Lelaki yang menjadi aktor utama di balik hilangnya calon mempelai perempuan itu bakal membayar uang ganti rugi dengan total nominal mencapai Rp70 juta demi menyelesaikan sengketa sosial ini.

Insiden yang menyita perhatian publik ini bermula ketika seorang calon pengantin wanita di Pati mendadak menghilang secara misterius tepat menjelang waktu sakral akad nikah dilaksanakan. Hilangnya sang wanita seketika memicu kepanikan luar biasa sekaligus kekecewaan mendalam bagi pihak keluarga calon mempelai pria yang telah mempersiapkan segala akomodasi, dekorasi, hingga konsumsi harian untuk pesta pernikahan.

Penyelidikan internal keluarga dan laporan wilayah harian kemudian mengungkap fakta mengejutkan bahwa calon pengantin perempuan tersebut sengaja melarikan diri bersama dengan sosok pacar masa lalunya. Merasa dirugikan secara moral dan material akibat pembatalan sepihak di garis waktu kritis tersebut, pihak keluarga dari calon mempelai pria yang telanjur mengeluarkan biaya besar langsung mengajukan tuntutan pertanggungjawaban.

Keluarga pria secara resmi meminta pengembalian seluruh kerugian finansial yang timbul akibat kegagalan acara sakral tersebut. Melalui serangkaian proses mediasi harian yang difasilitasi oleh tokoh masyarakat dan aparat desa setempat, pihak pacar yang membawa kabur akhirnya bersedia mengambil tanggung jawab penuh atas konsekuensi tindakan nekat yang telah dilakukannya.

Kesepakatan damai sebesar Rp70 juta ini dinilai sebagai jalan tengah terbaik guna menghindari eskalasi perkara ke ranah hukum pidana maupun perdata yang lebih panjang. Uang puluhan juta rupiah tersebut diproyeksikan untuk mengganti seluruh biaya operasional persiapan pesta pernikahan yang hangus akibat pelarian sang pengantin perempuan.

Dengan tercapainya kesepakatan pembayaran ganti rugi senilai Rp70 juta oleh pihak pacar yang membawa lari tersebut, akhir kisah pilu pernikahan batal di Pati ini kini dinyatakan selesai secara kekeluargaan. Seluruh pihak terkait telah menandatangani draf perdamaian dan berjanji tidak akan memperpanjang sengketa harian ini di masa depan.