Jebakan Magrib, Cara Menghindari Balas Dendam Makan Berlebih saat Berbuka
Admin WGM - Friday, 20 February 2026 | 10:00 AM


Fenomena kenaikan berat badan saat puasa sering kali dipicu oleh persepsi bahwa kita "berhak" makan apa saja sebagai imbalan atas rasa lapar seharian. Secara biologis, tubuh manusia sangat cerdas dalam bertahan hidup. Saat berpuasa, metabolisme sedikit melambat untuk menghemat energi. Jika saat berbuka kita langsung mengguyur tubuh dengan kalori berlebih, tubuh akan menyimpannya sebagai cadangan lemak secara lebih efisien.
Daftar Penyebab Utama Kenaikan Berat Badan saat Puasa
Kenaikan berat badan ini biasanya bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi dari beberapa kebiasaan berikut:
- Lonjakan Insulin dari Takjil Berlebih Saat berbuka, kita sering mendahulukan makanan tinggi gula (kolak, es buah, gorengan). Gula sederhana ini menyebabkan hormon insulin melonjak drastis. Insulin adalah hormon "penyimpan lemak". Jika gula yang masuk tidak segera digunakan untuk aktivitas fisik (yang biasanya rendah di malam hari), maka kelebihannya akan langsung diubah menjadi lemak tubuh.
- Jebakan "Reward System" (Balas Dendam) Psikologi kita merasa telah melakukan pengorbanan besar dengan menahan lapar. Akibatnya, saat Magrib tiba, kontrol diri (self-control) melemah. Kita cenderung makan lebih banyak, lebih cepat, dan memilih makanan yang lebih berlemak daripada hari biasa sebagai bentuk "hadiah".
- Kurang Tidur dan Hormon Lapar Bangun untuk sahur sering kali memangkas waktu tidur. Kekurangan tidur terbukti secara ilmiah meningkatkan hormon Ghrelin (pemicu rasa lapar) dan menurunkan hormon Leptin (pemberi sinyal kenyang). Inilah yang membuat Anda merasa "lapar mata" sepanjang hari dan sulit berhenti makan saat berbuka.
- Penurunan Aktivitas Fisik secara Drastis Banyak orang menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidak bergerak sama sekali. Minimnya pembakaran kalori harian ditambah dengan asupan makan malam yang masif menciptakan surplus kalori yang signifikan.
Strategi Memutus Rantai "Balas Dendam"
Untuk menghindari kenaikan berat badan, Anda perlu melakukan pendekatan yang lebih taktis saat jendela makan dibuka:
- Berbuka Secara Bertahap (The 2-Step Rule): Mulailah dengan kurma dan air putih, lalu tunaikan salat Magrib. Jeda ini memberikan waktu bagi otak untuk menerima sinyal bahwa makanan sudah masuk, sehingga saat makan besar nanti, rasa lapar yang meledak-ledak sudah mereda.
- Perhatikan Komposisi Piring: Pastikan piring makan malam Anda tetap mengikuti kaidah gizi seimbang: setengah sayuran, seperempat protein, dan seperempat karbohidrat kompleks. Serat dari sayuran akan menghambat penyerapan lemak dan gula.
- Waspadai Kalori Cair: Teh manis, sirup, dan minuman bersantan sering kali mengandung kalori yang setara dengan satu porsi makan besar namun tidak membuat kenyang. Beralihlah ke air putih atau jus buah murni tanpa tambahan gula.
Puasa adalah momen detoksifikasi yang luar biasa jika dikelola dengan kesadaran penuh. Berat badan yang naik saat Ramadan adalah sinyal bahwa ada ketidakseimbangan antara persepsi mental kita tentang lapar dan kebutuhan biologis tubuh yang sebenarnya. Dengan menghindari mentalitas "balas dendam" dan tetap bijak dalam memilih takjil, Anda tidak hanya mendapatkan pahala ibadah, tetapi juga tubuh yang lebih sehat dan bugar saat lebaran tiba.
Next News

Mana yang Paling Sehat? Menimbang Waktu Olahraga di Tengah Ibadah Puasa
in 5 hours

Strategi Hidrasi 2-4-2: Rahasia Tubuh Tetap Segar dan Fokus Meski Berpuasa 13 Jam
in 4 hours

Anti-Loyo! Strategi Jitu Tetap Fokus dan Produktif di Kantor Tanpa Rasa Ngantuk Saat Puasa
8 hours ago

Kupas Tuntas Menu Sahur Terbaik untuk Redam Asam Lambung Selama Puasa
8 hours ago

Jangan Tunggu Sakit! Simak Trik Diet Anti-Inflamasi Agar Tubuh Gak Gampang Meradang
2 days ago

Ternyata Berat Badan Ngaruh ke Jumlah Air Minum, Cek Rumus Praktisnya di Sini!
2 days ago

Ternyata Ini Rahasia Awet Muda: Kenali Daftar Makanan yang Ampuh Lawan Peradangan Tubuh
2 days ago

Hanya 5 Menit! Trik Sederhana Aktivasi Saraf Vagus buat Usir Stres dan Cemas Berlebihan
2 days ago

Mumpung Masih 20-an! Tabung Kepadatan Tulang dengan Daftar Olahraga Simpel Berikut Ini
2 days ago

Tengkuk Terasa Berat? Waspadai Tanda Tersembunyi Hipertensi di Usia Produktif
2 days ago





