Miris! Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Israel, Prabowo Justru Hadir KTT Perdana Board of Peace
Trista Aura - Wednesday, 18 February 2026 | 11:15 AM


Rantai teror masih mencekam Palestina, penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi oleh polisi Israel dilakukan di pelataran masjid Yerusalem (16/2/2026). Penangkapan ini terjadi karena meningkatnya aksi otoritas pendudukan yang menargetkan wilayah Yerusalem termasuk Masjid Al-Aqsa.
Pembatasan akses mencakup imam masjid, penceramah, dan al-Murabitun atau para jamaah yang kerap hadir di masjid dengan langkah ekstrem penahanan dan pembatasan tokoh agama atau aktivitas lokal. Pembatasan ini tidak hanya berada di Yerusalem melainkan juga meningkatkan tekanan ke Tepi Barat.
Pemerintah Arab Saudi mengecam tindakan Israel yang kian menantang dengan mengubah lahan menjadi "properti negara". Melansir dari laman Saudi Gazette,Selasa (17/2/2026) secara tegas menolak kedaulatan Israel atas wilayah Palestina yang diduduki.
Kementerian Luar Negeri Saudi menyebut langkah tersebut sebagai realitas hukum dan administratif untuk melemahkan upaya perdamaian dan stabilitas Palestina. Tindakan ini tentunya menjadi langkah ilegal yang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Langkah ini berbanding terbalik dengan "omon-omon" menuju perdamaian Israel-Palestina yang menjadi tujuan utama Board of Peace (BoP). Bergabungnya RI menjadi anggota BoP menjadi kontra besar di masyarakat, meskipun dari pihak kabinet telah melakukan klarifikasi bahwa keterikatan ini tidak menghilangkan tujuan utama untuk memerdekakan Palestina.
Agenda kepresidenan, Prabowo Subianto telah sampai di Washington DC, Amerika Serikat untuk menghadiri KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) perdana Dewan Perdamaian BoP, Selasa (17/2/2026). Kehadiran Prabowo langsung disambut oleh jajaran pemerintah AS, Kolonel Gary Charland, Komandan VVIP Angkatan Udara di Joint Base dan aliansi kedutaan Indonesia di AS.
Melansir dari laman ANTARA, Prabowo akan menghadiri 2 agenda lain selain KTT BoP Gaza (19/2/2026) yaitu pertemuan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2/2026) dan pertemuan bilateral dengan Trump untuk menandatangani ART (agreement on reciprocal trade) yang telah bernegosiasi sejak 2025.
Keberpihakan posisi Indonesia terhadap Palestina diperjelas dengan Menteri Luar Negeri, Sugiono yang bertemu Wakil Tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour di Kantor Perwakilan Palestina, New York, Amerika Serikat.
"Posisi kami jelas, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, bisi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025)," ungkap Sugiono dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri, Selasa ?(17/2/2026).
Di situasi krisis kejahatan kemanusiaan dan politik di Palestina dan wilayah Timur, kehadiran Prabowo dan KTT perdana BoP diharapkan menjadi panggung atau ruang untuk menyatakan secara tegas pelanggaran hukum internasional Israel. Kekonsistenan masyarakat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina diharapkan turut membersamai posisi Prabowo sebagai presiden.
Next News

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
12 hours ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
13 hours ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
16 hours ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
2 days ago

Kawal Sidang Vonis Kasus Dugaan Korupsi DJKA, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang
2 days ago

Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
2 days ago

Evakuasi Dramatis 152 Pendaki dan Penutupan Total Jalur Pendakian Gunung Sumbing Akibat Kebakaran Lahan
2 days ago

Aksi Greenpeace di Patung Bundaran HI: Panjat Monumen dan Desak Penanganan Krisis Iklim
3 days ago

Rumor Kim Jong Un Meninggal Hebohkan Medsos, Korut Bungkam Lalu Rilis Foto Kunjungan Publik
2 days ago

Saham BBCA Sempat ARB 2 Hari, BCA Resmi Lanjutkan Buyback Rp5 Triliun
2 days ago
