Abaikan Hak Penumpang, Super Air Jet Tuai Kritik Pedas dari Penumpang dan Warganet
Trista - Saturday, 14 February 2026 | 03:57 PM


Dunia media sosial sedang ramai beredar video ketidakpuasan penumpang maskapai Super Air Jet yang memprotes kru kabin akibat delay (terlambat berangkat) selama lima jam tanpa penjelasan (12/2/2026). Pesawat dengan nomor penerbangan IU-742 rute Jakarta (CGK) menuju bali (DPS) menuai kecaman publik dengan track record cukup buruk.
"Emang sucks (menyebalkan sih super air jet. connecting flight dari Bali-Lombok delay semua. transit di CGK, cuman dikasih waktu 20 menit dari turun pesawat sampai boarding. Tau kan CGK seluas apa, nyampe gate, delay lagi tu pesawat astaghfirullah. Kompensasi cuman roti seret dan mineral gelas doang," tulis akun X @khaleeshitt, Sabtu (14/2/2026)
Video yang beredar dari akun TikTok @bobbynovi, memperlihatkan kondisi kabin pesawat yang dipenuhi penumpang sudah berada di kursi masing-masing. Namun, pesawat tak kunjung lepas landas. Salah seorang penumpang akhirnya memberanikan diri untuk protes atas terlambatnya penerbangan pesawat yang tidak sesuai jadwal.
Penumpang menuntut transparansi informasi dan solusi alternatif dengan pergantian unit pesawat untuk dapat segera diberangkatkan ke lokasi tujuan. Menanggapi insiden tersebut, pihak manajemen Lion Air Group melalui Corporate Communication Strategic, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan permohonan maaf secara tertulis, Jumat (13/2/2026).
"Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali," terang Danang dalam keterangannya terhadap Kompas.com, Jumat malam (13/2/2026).
Dilansir dari laman Kompas.com, penundaan keberangkatan pesawat disebabkan oleh kendala teknis yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menjamin keamanan saat terbang. Super Air Jet meyakini bahwa keputusan penundaan keberangkatan diambil demi mengutamakan keselamatan penumpang (safety first) sebagai prioritas utama dalam operasional penerbangan.
Pihak maskapai telah memberikan kompensasi sebagai pertanggungjawaban sesuai dengan prosedur yang berlaku yaitu uang tunai sebesar Rp 300 ribu.
"Sebagai bentuk perhatian, kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku telah dijalankan dan diberikan kepada para tamu. Kami juga terus menyampaikan perkembangan informasi selama proses penanganan berlangsung," terang Danang, dilansir dari laman Kompas.com.
"Alhamdulillah sudah ada kompensasi, jadi sedikit lega. Tapi tetap saja kecewa karena acara penting saya terlewat," ungkap Hakim, salah satu penumpang, dilansir dari laman CNN Indonesia.
Selain itu, jadwal baru turut diterima penumpang yang diberangkatkan pada malam hari setelah semua penumpang dipastikan telah mendapat kompensasi. Meskipun demikian, insiden tersebut tetap memicu kritik dari pengguna jasa transportasi udara terhadap efektivitas komunikasi dan penanganan maskapai saat terjadi keadaan darurat dan kendala operasional di lapangan. Pembenahan atas insiden ini harus lebih diperhatikan dari pihak maskapai terkait.
Next News

Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim
in 7 hours

Dituduh Maling Ayam Berujung Ajal: Ironi Aksi Brutal Warga di Tengah Pudarnya Rasa Kemanusiaan
in 6 hours

Pekerja Rumah Eks Jampidsus Ditemukan Tewas, Penyidik Endus Kejanggalan
in 5 hours

Kronologi dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen
in 7 hours

Polisi Tepis Isu Nasi Uduk dan Perusakan Masjid dalam Bentrokan Menteng, 200 Personel Gabungan Diterjunkan
in 6 hours

Peringatan Keras JPMorgan: Dampak Super El Nino Berpotensi Guncang Ketahanan Pangan dan Ekonomi RI
18 hours ago

Tewas Terborgol Usai Tegur Vandalisme: Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur yang Bikin Merinding
18 hours ago

Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal Dunia di Rusun ASN, Diduga Sakit Lambung Kronis
21 hours ago

Resmi Ditahan di Rutan KPK, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot Karena Tak Diborgol
20 hours ago

Beli Janji Manis LRT City, Konsumen Merasa Ditipu dan Desak 'Refund' Puluhan Miliar
2 days ago




