Fuad Bawazier Dorong Negara Ambil Kendali Pengelolaan SDA untuk Perkuat Rupiah
Admin WGM - Sunday, 14 June 2026 | 12:31 PM


Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier berpandangan bahwa pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia seharusnya berada di bawah kendali pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut dapat memaksimalkan penerimaan negara sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah dibandingkan jika pengelolaannya lebih banyak diserahkan kepada pihak swasta.
Fuad menilai Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan mampu menjadi penopang ekonomi nasional. Namun, ia mengkritik pola pengelolaan yang dinilai membuat sebagian keuntungan mengalir ke luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik tidak optimal.
Meski demikian, ia tidak menutup peluang keterlibatan sektor swasta dalam pengelolaan SDA. Menurutnya, swasta tetap dapat berpartisipasi dengan porsi yang lebih kecil, sementara kendali utama tetap berada di tangan negara sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
Selain itu, Fuad mengusulkan pemerintah mempertimbangkan sekuritisasi aset tambang emas sebagai strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam jangka panjang. Ia mencontohkan potensi tambang emas di kawasan Wabu yang dinilai memiliki cadangan besar dan dapat dimanfaatkan melalui instrumen keuangan berbasis rupiah.
Menurut Fuad, pengelolaan SDA oleh negara akan membuat penerimaan devisa lebih banyak masuk ke kas pemerintah sehingga berdampak positif terhadap cadangan devisa dan kekuatan rupiah. Ia mencontohkan pengelolaan sektor minyak dan gas pada masa Presiden Soeharto yang dinilai mampu memperkuat cadangan devisa nasional.
Ia juga menyinggung sejumlah negara penghasil sumber daya alam, seperti Arab Saudi, yang menerapkan pengelolaan SDA oleh negara sehingga mampu menjaga kekuatan mata uang dan memperbesar cadangan devisa.
Dalam kesempatan tersebut, Fuad turut menyoroti maraknya praktik eksploitasi sumber daya alam yang dinilai merugikan negara. Menurutnya, berbagai persoalan seperti tambang ilegal, kerusakan lingkungan, hingga rendahnya kontribusi terhadap penerimaan negara menjadi indikasi bahwa pengelolaan SDA masih menghadapi banyak tantangan.
Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih tegas dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik-praktik yang merugikan negara. Dengan pengelolaan yang lebih terarah dan berpihak pada kepentingan nasional, Fuad meyakini kekayaan alam Indonesia dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Next News

Banjir Bandang Terjang Padang Usai Hujan Deras: Belasan Warga Terjebak di Loteng Rumah, Jalan Utama Lumpuh Total
in 4 hours

Sedang Tiduran Main HP, Pemilik Bengkel Tambal Ban di Boyolali Diberondong Tembakan Senjata Airsoft Gun
in 3 hours

Polisi Usut Kasus Berdarah Ambokembang Pekalongan: 4 Tersangka Ditangkap, Penyebab Kematian Masih Misteri
in 3 hours

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
a day ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
a day ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
17 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
18 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
20 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
2 days ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
2 days ago





