Minggu, 11 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Sedang Tiduran Main HP, Pemilik Bengkel Tambal Ban di Boyolali Diberondong Tembakan Senjata Airsoft Gun

Azizatul Khifdiyah - Sunday, 11 October 2026 | 08:21 AM

Background
Sedang Tiduran Main HP, Pemilik Bengkel Tambal Ban di Boyolali Diberondong Tembakan Senjata Airsoft Gun
Polres Boyolali selidiki kasus penembakan pemilik bengkel tambal ban oleh OTK menggunakan airsoft gun. Polisi amankan 3 peluru gotri dan periksa CCTV di TKP. (Detik Jateng/)

​Dilansir dari detikJateng, seorang pria pemilik bengkel tambal ban di Boyolali menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tidak dikenal pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Insiden penembakan ini terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat korban tengah beristirahat di dalam tempat usahanya. Lokasi kejadian berada di bengkel tambal ban di Jalan Pandanaran, wilayah Kampung Ngancah Wetan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

​Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi peristiwa penganiayaan dengan senjata airsoft gun tersebut kepada para wartawan. Korban yang bernama Panji Suherman berusia 23 tahun didatangi oleh terduga pelaku secara tiba-tiba tanpa banyak bicara. Pelaku langsung menodongkan senjata ke arah korban yang sedang berbaring memainkan telepon genggam lalu memuntahkan tembakan beruntun.

​"Korban sendiri sedang beristirahat tiduran memainkan handphone, kemudian didatangi oleh terduga pelaku, yang kemudian terduga pelaku tersebut langsung menodongkan senjata jenis airsoft gun kepada korban yang sedang dalam keadaan tiduran dan langsung menembakkan sebanyak lima kali," terangnya.

​Pelaku memberondong tembakan sebanyak lima kali hingga mengenai pipi sebelah kiri, hidung, dada, serta kepala bagian belakang korban. Tembakan tersebut membuat satu butir peluru sempat bersarang di pipi sehingga tim medis harus melakukan operasi kecil untuk mengeluarkannya. Peristiwa penembakan yang berlangsung begitu cepat di siang bolong ini lantas membuat geger warga yang berada di sekitar tempat kejadian.

​"Iya, kami akan sampaikan terkait kronologi peristiwa terjadinya dugaan penganiayaan yang mana diduga dilakukan penembakan dengan menggunakan senjata jenis airsoft gun," terang Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra.

​Usai kejadian penembakan tersebut, korban yang mengalami beberapa luka tembak segera dilarikan ke Rumah Sakit Hidayah, Mojosongo, Boyolali guna mendapatkan penanganan medis. Petugas dari Polsek Boyolali Kota, piket Pamapta, Reskrim, hingga tim Inafis Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Polisi mengamankan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi maupun rekaman kamera CCTV di sekitar area tempat kejadian perkara.

​"Untuk mengetahui siapa pelaku dari peristiwa tersebut," kata Kapolres.

​Dari hasil olah TKP yang dilakukan, pihak kepolisian berhasil mengamankan tiga butir peluru gotri yang ditembakkan oleh pelaku dari senjata airsoft gun. Polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta motif terduga pelaku penembakan tersebut.

​"Untuk barang bukti yang saat ini baru kita amankan yaitu tiga butir peluru gotri, yang memang biasanya peluru tersebut digunakan oleh senjata jenis airsoft gun," ujar Indra.