Senin, 22 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Tongkang Bermuatan Batu Bara Kandas di Pantai Sukaresik, Potensi Pencemaran Lingkungan Jadi Sorotan

Admin WGM - Monday, 22 June 2026 | 04:00 PM

Background
Tongkang Bermuatan Batu Bara Kandas di Pantai Sukaresik, Potensi Pencemaran Lingkungan Jadi Sorotan
(Polres Pangandaran/)

Ancaman pencemaran lingkungan muncul di kawasan pesisir Pangandaran setelah sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara yang mengalami gangguan di tengah laut diduga sengaja didamparkan di Pantai Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Langkah yang disebut sebagai upaya darurat untuk menghindari tenggelamnya kapal tersebut kini menjadi perhatian karena sebagian muatan batu bara dilaporkan mulai tercecer ke perairan sekitar dan berpotensi mencemari kawasan pesisir.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tongkang yang ditarik oleh Tugboat Titan 33 itu didamparkan pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Tindakan tersebut dilakukan setelah kapal mengalami kerusakan teknis yang cukup serius sehingga dikhawatirkan tidak mampu bertahan di tengah laut.

Namun, keputusan mendamparkan kapal di wilayah pesisir memunculkan kekhawatiran baru. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan daerah yang memiliki aktivitas perikanan cukup tinggi serta menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan posisi tongkang berada dalam keadaan miring. Kondisi tersebut diperparah oleh kuatnya gelombang laut selatan yang terus menghantam badan kapal sehingga menyebabkan sebagian muatan batu bara berjatuhan ke laut.

Material batu bara yang tumpah kemudian terbawa arus dan menyebar ke sejumlah titik di sekitar garis pantai. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan, baik terhadap ekosistem pesisir maupun aktivitas masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut.

Masyarakat dan sejumlah pihak kini menantikan langkah penanganan dari instansi terkait untuk mencegah meluasnya pencemaran serta meminimalkan dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap lingkungan, sektor perikanan, dan pariwisata di kawasan Pangandaran.

Sementara itu, penyebab pasti kerusakan tongkang serta upaya penanganan muatan batu bara yang telah terlanjur tumpah masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang dan pengelola kapal. Pemeriksaan serta evaluasi terhadap insiden tersebut juga diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai langkah mitigasi yang perlu segera dilakukan.