Bawaslu Kabupaten Pekalongan Libatkan Pramuka dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2029
Admin WGM - Friday, 19 June 2026 | 12:40 PM


Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan terus memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diikuti puluhan anggota Pramuka Penegak se-Kabupaten Pekalongan di Aula Sanggar Pramuka Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Melalui kegiatan ini, para anggota Pramuka diajak mengenal lebih dekat proses demokrasi dan pentingnya menjaga integritas pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Rofiudin, yang hadir secara daring, menyampaikan bahwa berbagai kebijakan publik yang berdampak pada kehidupan masyarakat lahir melalui proses politik dan pemilu. Karena itu, pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.
Menurutnya, pemilu merupakan sarana untuk memilih pemimpin yang nantinya akan menentukan berbagai kebijakan publik, termasuk kebijakan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami pentingnya proses pemilu yang berkualitas.
Rofiudin juga menegaskan bahwa pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga pelaksanaan pemilu agar berjalan sesuai prinsip jujur dan adil. Tanpa pengawasan yang baik, potensi terjadinya pelanggaran dan kecurangan dapat mengurangi kualitas demokrasi serta menurunkan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohammad Tohir, mengatakan masa di luar tahapan pemilu merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat literasi demokrasi dan kepemiluan di tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Ia menilai pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu semata. Keterlibatan masyarakat melalui pengawasan partisipatif menjadi faktor penting dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi.
Menurut Tohir, generasi muda perlu mulai memahami aturan, proses, dan nilai-nilai demokrasi sejak sekarang agar siap berperan aktif ketika tahapan Pemilu 2029 dimulai.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan, Sugianto. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka karena dinilai dapat menambah wawasan anggota Pramuka, tidak hanya dalam bidang kepramukaan tetapi juga pendidikan demokrasi.
Selain itu, para peserta juga didorong untuk terus mengembangkan kapasitas diri, termasuk melalui keterlibatan dalam Saka Adhyasta Pemilu yang menjadi wadah pembinaan Pramuka di bidang kepemiluan dan pengawasan partisipatif.
Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Pekalongan berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran untuk ikut mengawal proses demokrasi. Dengan partisipasi aktif masyarakat, khususnya kalangan Pramuka, Pemilu 2029 diharapkan dapat berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas.
Next News

Kebakaran Hebat di POJ City Semarang Berhasil Dipadamkan Setelah 8 Jam, Diduga Akibat Ulah Pemancing
in 4 hours

Geser Daerah Lain di Jawa Tengah, Kabupaten Batang Siap Bangun Sekolah Rakyat Oktober 2026
in 4 hours

Kabupaten Bandung Diguncang 42 Gempa Susulan, Aktivitas Sesar Aktif Jadi Pemicu
in 3 hours

Cari Penumpang Terjebak, Basarnas Pertimbangkan Opsi Ekstrem Balikkan Bangkai Kapal!
in 3 hours

Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen Menguat, Koalisi dan Oposisi Sepakat?
in 3 hours

Manajemen Kapal Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Selamat Hingga Pemulangan Jenazah.
a day ago

Dua Tahun Menjabat, Presiden Prabowo Sudah Tiga Kali Ganti Menteri Keuangan
a day ago

Ledakan Kembang Api Hanguskan Gudang Dekorasi di Denpasar, Dua Orang Mengalami Luka Bakar
a day ago

Atraksi Sulap Sajadah Hasilkan Uang di Semarang, Komplotan Pengganda Uang Kaut Rp 123 Juta
a day ago

Momen Terakhir Purbaya Yudhi Sadewa Terima Telepon Sebelum Dicopot Prabowo dari Jabatan Menkeu
2 days ago





