Jawa Tengah Dinilai Berpeluang Jadi Pusat Investasi dan Logistik Berkelas Dunia
Admin WGM - Sunday, 21 June 2026 | 10:53 AM


Jawa Tengah dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah paling kompetitif dalam menarik investasi baru di Indonesia. Berbagai indikator menunjukkan peningkatan daya saing provinsi ini, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang kuat di sejumlah kawasan industri hingga efisiensi investasi yang dinilai lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, mengatakan penguatan infrastruktur logistik menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan investasi di Jawa Tengah. Menurutnya, percepatan pembangunan pelabuhan, pengembangan dry port di Batang dan Kendal, serta integrasi kawasan industri dengan jaringan rantai pasok nasional dan global perlu segera direalisasikan.
Ia menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjadikan daerah tersebut sebagai pusat investasi, manufaktur, logistik, dan rantai pasok yang mampu bersaing dengan kawasan investasi unggulan di tingkat regional, termasuk Vietnam.
Berdasarkan kajian Apindo, Jawa Tengah memiliki sejumlah keunggulan strategis yang mendukung pertumbuhan investasi. Keunggulan tersebut meliputi lokasi geografis yang berada di tengah Pulau Jawa, ketersediaan tenaga kerja yang melimpah dan kompetitif, perkembangan kawasan industri yang pesat, iklim usaha yang kondusif, serta dukungan infrastruktur dan konektivitas yang terus membaik.
Di tengah tren relokasi industri global akibat strategi China+1 dan meningkatnya biaya produksi di sejumlah negara tujuan investasi, Jawa Tengah dinilai berada dalam posisi yang menguntungkan untuk menarik masuk investasi baru. Kondisi ini sekaligus membuka peluang bagi provinsi tersebut untuk berperan lebih besar sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Dewan Pakar APINDO, Anton J. Supit, menilai percepatan investasi juga perlu diimbangi dengan perluasan akses pasar internasional. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah penyelesaian dan implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang diyakini dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi sekaligus basis ekspor.
Anton juga mengusulkan pembentukan tim khusus yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bappenas, dan APINDO. Tim tersebut diharapkan dapat mengawal berbagai agenda strategis yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pengembangan pelabuhan, sistem logistik, konektivitas kawasan industri, serta percepatan realisasi investasi prioritas.
Menurutnya, Jawa Tengah telah memiliki berbagai syarat utama untuk menjadi proyek percontohan nasional dalam percepatan investasi sektor manufaktur.
Dengan dukungan kebijakan yang berkelanjutan, penguatan sistem logistik yang terintegrasi, pengembangan rantai pasok industri, serta kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha, Jawa Tengah dinilai berpotensi menjadi pusat investasi paling kompetitif di Indonesia. Selain menarik investasi global, langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 4 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 4 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 4 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 2 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in 29 minutes

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in 8 minutes

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
7 minutes ago

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
20 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
20 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
a day ago





