Selasa, 25 Agustus 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Disekap Pacar 3 Tahun Hingga Buta Permanen, Pelaku Masih Jadi Buron Polisi

Admin WGM - Sunday, 21 June 2026 | 04:24 PM

Background
Disekap Pacar 3 Tahun Hingga Buta Permanen, Pelaku Masih Jadi Buron Polisi
Pelaku penyekapan bandung inisial TH (TribunNews /)

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) tengah melakukan pencarian terhadap seorang pria berinisial TH (30) yang diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, YTR (29). Kejahatan ini berlangsung selama tiga tahun yang mengakibatkan warga Rancaekek, Kabupaten Bandung tersebut mengalami luka parah di sekujur tubuh, kerusakan struktur wajah, hingga kebutaan permanen.

"Masih dikejar. Doakan, ya. (Informasi penangkapan) bocor terus. (Pelaku) lari terus," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan dilansir dari laman Tirto, Minggu (21/6/2026).

Kronologi pengungkapan kasus bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku dalam sebuah konser musik di Kota Bandung pada 2023. Sejak pertemuan itu, YTR tidak pernah kembali ke rumah orang tuanya.

Selama tiga tahun masa kehilangan kontak, pihak keluarga dikelabui oleh pelaku dengan informasi bahwa korban sedang merantau dan bekerja di Jakarta. Selama penyekapan tersebut, pelaku menyita ponsel korban sehingga YTR tidak dapat berkomunikasi secara bebas dengan pihak luar.

Keberadaan korban akhirnya terungkap pada Rabu (10/6/2026) malam, setelah pihak keluarga menerima pesan singkat misterius dari nomor tidak dikenal. Pesan tersebut mengabarkan bahwa YTR sedang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan keterangan awal mengalami kecelakaan.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku sendiri yang mengantar korban ke rumah sakit sebelum akhirnya melarikan diri. Setibanya di RSHS, pihak keluarga mendapati kondisi fisik YTR sangat mengenaskan akibat kekerasan berulang. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya infeksi parah pada bagian kepala yang memerlukan tindakan operasi pembersihan nanah dan luka sayatan.

"Salah satu mata (korban) ini sudah sama sekali tidak bisa digunakan dan (mata) satunya, informasi dari kedokteran, kemungkinan kecil juga bisa dibuka," ungkap Hendra lebih lanjut.

Selain itu, wajah korban mengalami kerusakan struktur yang parah, bibir bagian atas hilang, terdapat luka bacok pada kaki, serta luka bakar akibat sundutan rokok yang sudah mengering di permukaan kulit. Infeksi kronis pada area mata juga menyebabkan korban kehilangan fungsi penglihatan secara permanen. Selain kekerasan fisik, pelaku diduga menguasai harta benda milik korban dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp52 juta.

"Cerita lewat bapak, dia sering dipukul pakai helm, dibacok, ada bekas sundutan rokok juga. Semua luka itu bukti penyiksaan bertahun-tahun," ungkap adik korban, Syahrul Ulum.

Pihak keluarga telah resmi melaporkan TH ke Polda Jabar pada Jumat (12/6/2026) atas dugaan penganiayaan berat. Kasus ini juga menarik perhatian publik, termasuk tokoh masyarakat Jawa Barat, Atalia Praratya, yang mengecam keras tindakan keji pelaku dan mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas perkara tersebut. Saat ini, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik indekos di kawasan Cileunyi yang diduga menjadi lokasi penyekapan, guna melacak keberadaan pelaku yang kini berstatus buron.