Senin, 22 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Ibu Tiri Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak di Batam, Korban Masih Jalani Perawatan

Admin WGM - Monday, 22 June 2026 | 03:00 PM

Background
Ibu Tiri Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak di Batam, Korban Masih Jalani Perawatan
Ilustrasi (batampos.co.id/)

Kepolisian menetapkan seorang perempuan berinisial VJ sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. VJ diketahui merupakan ibu tiri korban yang diduga melakukan kekerasan hingga menyebabkan luka lebam pada bagian wajah anak tersebut.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan bahwa VJ telah resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terkait kasus tersebut.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk ayah kandung korban. Hingga saat ini, ayah korban masih berstatus sebagai saksi dan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan.

Menurut Husnul, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan untuk memastikan ada atau tidaknya peran ayah korban dalam peristiwa tersebut. Proses penyelidikan pun masih terus berjalan.

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif. Ketua Umum KOMANDO Batam, Feriandi Tarigan, mengatakan pembengkakan pada mata kanan korban yang sebelumnya cukup parah kini mulai berangsur membaik.

Korban yang akrab disapa Aca juga disebut sudah dapat melihat kembali dengan normal setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Embung Fatimah Batam.

Feriandi menambahkan, pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah datang menjenguk korban selama menjalani masa perawatan di rumah sakit. Namun hingga kini, belum ada anggota keluarga yang datang secara langsung untuk mendampingi Aca.

Menurutnya, seorang paman korban yang berada di Tanjung Uban sempat menyatakan akan datang menjenguk. Namun sampai saat ini belum ada keluarga, baik dari pihak ayah maupun ibu kandung, yang hadir menemani korban.

Di tengah proses pemulihan tersebut, terdapat fakta yang menyentuh perhatian publik. Aca, bocah yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh ibu tiri dan ayah kandungnya itu, diketahui tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-10.

Saat teman-teman seusianya merayakan hari istimewa bersama keluarga, Aca justru harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Kondisi tersebut memunculkan simpati dan doa dari banyak pihak agar ia segera pulih.

Saat ini Aca masih mendapatkan perawatan medis dan pendampingan. Masyarakat pun berharap kondisi fisik maupun psikologisnya dapat segera membaik sehingga dapat kembali menjalani masa kanak-kanak dengan aman dan bahagia.