Sabtu, 20 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Jembatan Garuda Merah Putih Capai 70 Persen, Akses Kendal-Batang Segera Lebih Mudah

Admin WGM - Saturday, 20 June 2026 | 02:06 PM

Background
Jembatan Garuda Merah Putih Capai 70 Persen, Akses Kendal-Batang Segera Lebih Mudah
Jembatan Garuda Merah Putih Kendal Batang (Halo Semarang /)

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, dengan Desa Tegalombo, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Juni 2026, progres pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai 70 persen dan ditargetkan segera selesai.

Kepala Desa Mojoagung, Eling Trianingsih, mengatakan keberadaan jembatan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat. Selama ini, warga harus menghadapi keterbatasan akses yang membuat perjalanan untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi menjadi lebih sulit dan memakan waktu.

Menurutnya, Jembatan Garuda Merah Putih memiliki peran penting sebagai penghubung dua wilayah yang selama ini terpisah oleh kondisi geografis. Jembatan dengan panjang 52 meter dan lebar 1,2 meter itu diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas sosial, pendidikan, serta perekonomian warga setelah resmi digunakan.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali menjelaskan bahwa proses pembangunan masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pekerjaan konstruksi telah memasuki tahap pemasangan sling baja pada bagian atas dan bawah jembatan.

Ia menegaskan seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi. Pihaknya berharap jembatan tersebut nantinya dapat menjadi infrastruktur yang aman, kuat, dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Antusiasme atas pembangunan jembatan juga dirasakan warga setempat. Salah seorang warga, Masrin Rotib, menyebut kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih menjadi harapan besar masyarakat karena akan memangkas waktu tempuh yang selama ini cukup panjang.

Selama ini warga harus menempuh perjalanan memutar hingga sekitar dua jam untuk mencapai wilayah seberang. Dengan adanya jembatan baru tersebut, akses antarwilayah diyakini akan menjadi lebih cepat dan efisien.

Masrin mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan yang dinilai akan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Selain mempermudah transportasi, jembatan itu juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga di kedua wilayah.

Jika selesai sesuai target, Jembatan Garuda Merah Putih diproyeksikan menjadi penghubung strategis antara Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang. Kehadirannya diyakini dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan kedua daerah tersebut.