100 Siswa SMP di Pekalongan Dilatih Membuat Desain Batik Berbasis AI
Admin WGM - Monday, 22 June 2026 | 02:00 PM


Pemerintah Kota Pekalongan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelestarian batik di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Desain Batik berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam rangkaian Pekan Kreatif Nusantara di Kawasan Jetayu, Minggu (21/6).
Kegiatan yang menjadi penutup rangkaian Pekan Kreatif Nusantara sejak 18 Juni tersebut diikuti oleh 100 siswa SMP negeri dan swasta dari berbagai sekolah di Kota Pekalongan. Pelatihan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab.
Dalam sambutannya, Balgis menegaskan bahwa perpaduan antara warisan budaya batik dan perkembangan teknologi merupakan langkah penting untuk menjaga posisi Pekalongan sebagai kota batik yang dikenal hingga tingkat dunia. Menurutnya, generasi muda perlu melihat batik bukan hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai ruang kreativitas yang dapat terus berkembang mengikuti kemajuan zaman.
Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi AI untuk menciptakan berbagai desain batik. Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan lahirnya 10.000 desain batik baru dari kegiatan tersebut. Target itu diharapkan tercapai melalui kontribusi 100 peserta yang masing-masing didorong menghasilkan sekitar 100 desain.
Desain yang dibuat tidak hanya berupa motif batik dasar, tetapi juga pengaplikasiannya pada kain, visualisasi busana, hingga rancangan kostum karnaval bertema batik. Hasil karya tersebut diharapkan mampu memperkaya khazanah motif batik sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan industri kreatif di daerah.
Balgis menjelaskan, pelatihan ini juga menjadi langkah awal menuju agenda yang lebih besar. Pemkot Pekalongan berencana menggelar kegiatan serupa dalam skala yang lebih luas pada Oktober mendatang bersamaan dengan penyelenggaraan Pekan Batik Nasional.
Pada kesempatan tersebut, jumlah peserta ditargetkan mencapai 1.000 orang. Dengan target setiap peserta menghasilkan 100 desain, maka diharapkan akan tercipta sekitar 100.000 desain batik berbasis AI yang berasal dari Kota Pekalongan. Program tersebut sekaligus dipersiapkan untuk mendukung upaya pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Selain memperkuat identitas Pekalongan sebagai kota batik, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi baru yang dapat meningkatkan daya saing industri batik lokal. Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus membuka potensi ekonomi baru di sektor kreatif.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pekalongan Sugiyo, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pekalongan Wismo Adityo, Direktur Utama PT Khadeeja Nugroho Group Sunaryo, serta perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi se-Kota Pekalongan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan batik berbasis teknologi di Kota Pekalongan.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
20 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
20 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
13 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
13 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
16 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
2 days ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
2 days ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
2 days ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
3 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
3 days ago



