Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tegal Tembus 5,92 Persen, UMKM Jadi Penggerak Utama
Admin WGM - Monday, 22 June 2026 | 02:30 PM


Kabupaten Tegal mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,92 persen pada tahun 2025, menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Angka tersebut berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah sekaligus berada di atas target pertumbuhan nasional.
Capaian tersebut dinilai tidak lepas dari peran besar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan perlambatan yang dialami sejumlah sektor usaha besar, pelaku usaha mikro di Kabupaten Tegal dinilai mampu menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar di Pendopo Amangkurat, Slawi, Kamis (18/6). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal itu diikuti sekitar 250 pelaku usaha ultra mikro perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, Ischak menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Menurutnya, pelaku UMKM perlu memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Ia menjelaskan, media sosial kini menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif dan relatif murah. Banyak transaksi jual beli yang berawal dari informasi yang dibagikan melalui WhatsApp maupun platform media sosial lainnya. Karena itu, para pelaku usaha didorong untuk lebih aktif memanfaatkan kanal digital seperti TikTok dan Instagram sebagai media promosi produk.
Selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, Ischak menilai keterlibatan perempuan dalam kegiatan usaha produktif juga memberikan manfaat sosial. Kemandirian ekonomi keluarga dinilai dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rumah tangga sekaligus mengurangi potensi masalah ekonomi yang kerap menjadi pemicu konflik keluarga.
Sementara itu, Pemimpin PT PNM Cabang Tegal, Sutanto, mengatakan pelatihan PKU Akbar difokuskan pada peningkatan literasi keuangan serta penguatan kemampuan pemasaran digital bagi para nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Menurutnya, penguasaan dua aspek tersebut sangat penting agar pelaku usaha ultra mikro mampu berkembang dan bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis. Hingga pertengahan 2026, PNM Cabang Tegal tercatat telah mendampingi sekitar 400 ribu nasabah ultra mikro yang tersebar di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan, mulai dari Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Batang.
Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berupa pembiayaan usaha, tetapi juga pembinaan berkelanjutan melalui sistem kelompok. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan legalitas usaha UMKM. Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Imam Rudy Kurnianto, mengungkapkan bahwa dari sekitar 104 ribu UMKM yang aktif, baru 24.486 unit usaha yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Tegal berkomitmen mempercepat proses penerbitan NIB sekaligus membantu peningkatan kualitas kemasan produk. Produk UMKM yang telah memenuhi persyaratan legalitas nantinya akan difasilitasi untuk masuk ke dalam Sentra Produk Olahan Tegal (SPOT).
Melalui sinergi antara dukungan pembiayaan dari PNM dan fasilitasi legalitas usaha oleh pemerintah daerah, diharapkan produk-produk UMKM Kabupaten Tegal mampu memperluas jangkauan pemasaran dan bersaing di pasar digital nasional secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah yang selama ini ditopang oleh sektor usaha mikro dan kecil.
Next News

Baru Mendarat dari Singapura, Kejagung Tangkap Richard Muljadi sebagai Terdakwa Penipuan Batu Bara
in 5 hours

Tongkang Bermuatan Batu Bara Kandas di Pantai Sukaresik, Potensi Pencemaran Lingkungan Jadi Sorotan
in 5 hours

Diduga Terlibat Aksi Begal, Seorang Pria Diamankan Warga di Cilengkrang 2
in 5 hours

Ibu Tiri Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak di Batam, Korban Masih Jalani Perawatan
in 4 hours

100 Siswa SMP di Pekalongan Dilatih Membuat Desain Batik Berbasis AI
in 3 hours

Aliansi Masyarakat Jakarta Siap Gelar Long March Dukung Keberlanjutan Program MBG
in 3 hours

Viral Perusakan Fasilitas SDN Wonobodro 1 Batang, Pelaku Berusia 11 Tahun Dipastikan Bebas Pidana
in 2 hours

Sembilan Jam Berjibaku, Petugas Damkar Belum Berhasil Padamkan Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
in an hour

Isu Jawa-Bali Padam 3 Hari Terbukti Hoaks, YLKI dan Menteri ESDM Desak PLN Evaluasi Layanan
in 20 minutes

Roy Suryo dan dr Tifa Diserahkan ke Kejari Jaksel, Begini Respons Jokowi hingga Kapolri
40 minutes ago





