Sabtu, 20 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Ikut Potong Kurban

Trista - Thursday, 28 May 2026 | 11:12 AM

Background
Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Ikut Potong Kurban
Rumah Warga di Karanganyar Ludes Terbakar (Isitimewa /)

Sebuah rumah milik Basri (65) di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ludes terbakar pada Rabu (27/5/2026) pagi. Kebakaran ini terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya untuk mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban Idul Adha. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Karanganyar, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur ruang tamu.

"Dari hasil olah TKP, titik awal kebakaran diduga berasal dari ruang tamu, tepatnya di area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik," ungkap Kapolsek Karanganyar Slamet Riyadi, Rabu (27/5/2026). 

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika Basri bersama keluarganya pergi untuk bergotong-royong menyembelih dan membagikan daging kurban bersama warga. Sekitar pukul 07.30 WIB, Basri kembali ke rumah untuk mengambil peralatan penyembelihan yang tertinggal. Namun, saat sampai di lokasi, ia melihat kepulan asap dan api sudah membakar bagian rumahnya.

Melihat kejadian tersebut, pemilik rumah, Basri langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga bersama saksi di lokasi berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi, sambil menghubungi pihak Polsek Karanganyar, petugas pemadam kebakaran, dan PLN untuk meminta bantuan penanganan.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Meskipun demikian, bangunan rumah berukuran 6 x 10 meter yang menggunakan rangka atap kayu sengon dan genteng tersebut sudah terbakar total hingga 100 persen. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini.

"Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, namun kondisi rumah sudah terbakar total. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut," lanjut Slamet.

Meskipun demikian, kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp196 juta, meliputi bangunan rumah serta sejumlah barang elektronik, lemari pakaian, dan kendaraan yang ikut terdampak. Selain itu, uang tunai sebesar Rp96 juta hasil penjualan sapi kurban yang disimpan di dalam lemari serta dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK sepeda motor juga hangus terbakar. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.