Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Ikut Potong Kurban
Trista Aura - Thursday, 28 May 2026 | 11:12 AM


Sebuah rumah milik Basri (65) di Desa Sidomukti, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, ludes terbakar pada Rabu (27/5/2026) pagi. Kebakaran ini terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya untuk mengikuti kegiatan penyembelihan hewan kurban Idul Adha.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Karanganyar, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur ruang tamu.
"Dari hasil olah TKP, titik awal kebakaran diduga berasal dari ruang tamu, tepatnya di area kulkas dan stop kontak gantung di dekat pintu dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik," ungkap Kapolsek Karanganyar Slamet Riyadi, Rabu (27/5/2026).
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika Basri bersama keluarganya pergi untuk bergotong-royong menyembelih dan membagikan daging kurban bersama warga. Sekitar pukul 07.30 WIB, Basri kembali ke rumah untuk mengambil peralatan penyembelihan yang tertinggal. Namun, saat sampai di lokasi, ia melihat kepulan asap dan api sudah membakar bagian rumahnya.
Melihat kejadian tersebut, pemilik rumah, Basri langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga bersama saksi di lokasi berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi, sambil menghubungi pihak Polsek Karanganyar, petugas pemadam kebakaran, dan PLN untuk meminta bantuan penanganan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Meskipun demikian, bangunan rumah berukuran 6 x 10 meter yang menggunakan rangka atap kayu sengon dan genteng tersebut sudah terbakar total hingga 100 persen. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini.
"Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, namun kondisi rumah sudah terbakar total. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut," lanjut Slamet.
Meskipun demikian, kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp196 juta, meliputi bangunan rumah serta sejumlah barang elektronik, lemari pakaian, dan kendaraan yang ikut terdampak. Selain itu, uang tunai sebesar Rp96 juta hasil penjualan sapi kurban yang disimpan di dalam lemari serta dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK sepeda motor juga hangus terbakar. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Next News

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
11 hours ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
11 hours ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
14 hours ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
a day ago

Kawal Sidang Vonis Kasus Dugaan Korupsi DJKA, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang
a day ago

Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
2 days ago

Evakuasi Dramatis 152 Pendaki dan Penutupan Total Jalur Pendakian Gunung Sumbing Akibat Kebakaran Lahan
2 days ago

Aksi Greenpeace di Patung Bundaran HI: Panjat Monumen dan Desak Penanganan Krisis Iklim
2 days ago

Rumor Kim Jong Un Meninggal Hebohkan Medsos, Korut Bungkam Lalu Rilis Foto Kunjungan Publik
2 days ago

Saham BBCA Sempat ARB 2 Hari, BCA Resmi Lanjutkan Buyback Rp5 Triliun
2 days ago



