Ratusan Pemuda Balap Liar di Exit Tol Setono Kocar-Kacir Digerebek Polisi, 40 Motor Diangkut
Azizatul Khifdiyah - Saturday, 03 October 2026 | 11:40 AM


Berdasarkan laporan di lapangan, suasana di kawasan Exit Tol Setono, Kota Pekalongan, mendadak riuh akibat kedatangan petugas kepolisian. Ratusan pemuda yang diduga berkumpul untuk aksi balap liar langsung berhamburan melarikan diri saat tim gabungan tiba. Sebagian pemuda bahkan tega meninggalkan sepeda motor mereka di lokasi sebelum pemeriksaan dimulai oleh petugas.
Patroli penertiban tersebut dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan Kota bersama tim gabungan. Kegiatan penertiban ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 40 unit sepeda motor yang melakukan berbagai bentuk pelanggaran.
AKP Andi Susanto menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian di jalan raya.
"Ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah adanya balap liar di jalan raya, khususnya di kawasan Exit Tol Setono," ujar AKP Andi Susanto.
Tindakan ini diambil guna mencegah fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalur utama tersebut.
Polisi mengkhawatirkan aktivitas ilegal ini dapat membahayakan para pengendara umum yang sedang melintas.
"Yang kami antisipasi adalah adanya pelanggaran balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lain yang melintas menuju ke arah Kota Pekalongan," katanya.
Terhadap puluhan kendaraan yang terjaring, penindakan berupa tilang maupun teguran diberikan sesuai jenis pelanggaran.
Ragam pelanggaran ditemukan pada puluhan sepeda motor yang disita petugas di area Exit Tol Setono.
"Ada yang menggunakan knalpot brong, kemudian tidak memenuhi kelengkapan keselamatan berkendara, dan ada juga yang tidak membawa atau tidak dapat menunjukkan STNK," jelasnya.
Jalur tersebut menjadi perhatian khusus kepolisian karena kerap dipakai sebagai arena trek-trekan.
Langkah tegas penertiban yang dilakukan kepolisian mendapat tanggapan positif dari Hadi, warga Kota Pekalongan.
"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan polisi. Balap liar seperti ini sangat mengganggu dan juga membahayakan pengguna jalan lainnya," ujar Hadi. Menurutnya, aksi balap liar di jalan umum sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Ia berharap penertiban aksi balap liar dapat dilaksanakan secara rutin oleh jajaran kepolisian.
"Harapannya kegiatan seperti ini sering dilakukan, supaya tidak ada lagi balap liar di sini dan masyarakat yang melintas juga merasa lebih aman," katanya.
Kehadiran polisi secara berkala dinilai ampuh membuat kawasan tersebut kembali aman.
Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota menyampaikan imbauan terbuka kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan dalam berkendara. Jangan melakukan balap liar atau trek-trekan di jalan umum karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.
Polres Pekalongan Kota memastikan patroli akan terus digelar di lokasi rawan.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
15 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
15 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
8 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
8 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
11 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





