Melebihi Batas Waktu 14 Hari, Perbaikan Fasilitas Dapur SPPG Tulis 003 Belum Maksimal
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 06 October 2026 | 11:08 AM


oLayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003 yang berlokasi di Kecamatan Tulis kini terancam dihentikan sementara akibat perbaikan fasilitas yang lambat. Berdasarkan laporan, Kepala SPPG sebenarnya telah melayangkan berita acara permohonan perbaikan dengan batas waktu selama 14 hari kepada pihak mitra. Namun, pihak pengelola mencatat bahwa hingga saat ini belum ada progres perbaikan nyata yang dilakukan oleh mitra tersebut.
Puji mengungkapkan bahwa batas waktu perbaikan fasilitas yang disepakati tersebut kini resmi telah terlampaui. Pihaknya juga menegaskan bahwa laporan mengenai keterlambatan ini sudah diteruskan secara resmi kepada KPPG Semarang. Saat ini seluruh pihak terkait sedang menunggu keputusan final mengenai kelangsungan operasional dapur pelayanan gizi tersebut.
"Per hari ini sudah melebihi 14 hari dan sudah kami sampaikan ke KPPG Semarang. Untuk selanjutnya, kami menunggu keputusan apakah operasional akan di-off sementara untuk perbaikan total atau tetap berjalan dengan catatan," pungkasnya.
Keputusan mendatang akan menentukan apakah operasional dapur dihentikan sementara demi perbaikan total atau tetap berjalan dengan catatan khusus. Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Tulis 003, Akhmad Arifin, turut membeberkan kondisi terkini di lapangan terkait proses pengerjaan perbaikan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemberitahuan kepada mitra sudah dilakukan sejak awal, tetapi pelaksanaan pengerjaan di lokasi masih sangat lambat.
"Perbaikannya hingga saat ini memang masih sedikit-sedikit dan masih banyak kekurangannya," ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengerjaan fisik oleh mitra masih belum memenuhi standar kebutuhan operasional yang diharapkan. Kendala teknis ini menjadi perhatian serius mengingat peran vital Dapur SPPG Tulis 003 bagi masyarakat setempat. Lembaga pelayanan gizi ini memiliki tanggung jawab besar dalam menyalurkan bantuan makanan bergizi harian secara rutin.
Arifin menambahkan bahwa saat ini SPPG Tulis 003 bertanggung jawab melayani sekitar 1.300 penerima manfaat secara rutin. Jumlah penerima manfaat tersebut tersebar di sekitar 6 sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Tulis. Keterlambatan perbaikan dari pihak mitra tentu berpotensi mengganggu kualitas serta kelancaran distribusi layanan gizi kepada ribuan siswa.
Masyarakat dan pihak sekolah kini berharap agar KPPG Semarang segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kepastian status operasional sangat diperlukan agar proses penyaluran bantuan gizi kepada para siswa tidak terbengkalai. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja mitra penanggung jawab perbaikan juga diharapkan dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
10 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
10 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
3 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
3 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
6 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago




