Jumat, 12 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Prabowo Bawa Ayam Goreng ke Panggung MBG: Potong 1 Ekor Jadi 14 Itu Dosa!

Admin WGM - Thursday, 04 June 2026 | 01:00 PM

Background
Prabowo Bawa Ayam Goreng ke Panggung MBG: Potong 1 Ekor Jadi 14 Itu Dosa!
Presiden Prabowo (CNN Indonesia /)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara konsolidasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertajuk "Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition" di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Dalam kesempatan yang dihadiri oleh sekitar 12.000 penggerak dan mitra program tersebut, Kepala Negara memberikan arahan sekaligus peringatan yang sangat keras mengenai komitmennya dalam menjaga uang rakyat dari praktik korupsi.

Secara khusus, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya menjaga integritas tata kelola pelaksanaan program MBG agar tepat sasaran dan berkualitas. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa urusan pemenuhan pangan bagi masyarakat prasejahtera dan anak-anak sekolah merupakan agenda yang bersifat sakral bagi negara. Oleh karena itu, ia menyatakan tidak akan menoleransi tindakan penyelewengan sekecil apa pun yang ditujukan untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok tertentu.

"Saudara-saudara, masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum," tegas Presiden Prabowo di hadapan para hadirin. Beliau juga menambahkan sebuah refleksi mendalam bahwa sektor pangan kerap kali menjadi area yang sangat rawan dan paling mudah disalahgunakan atau dikorup oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mengilustrasikan potensi kecurangan tersebut secara konkret, Presiden melakukan aksi unik dengan membawa langsung dua wadah berisi contoh potongan daging ayam goreng ke atas panggung utama. Wadah pertama berisi daging ayam utuh yang dipotong menjadi 8 bagian, sementara wadah kedua berisi daging ayam yang sengaja dipotong kecil-kecil hingga menjadi 14 bagian.

Di depan perwakilan mitra yang dipanggil ke panggung, Presiden mengingatkan agar tidak ada yang berani mengurangi porsi makanan anak-anak sekolah secara tidak wajar. Menurutnya, tindakan memotong daging ayam menjadi ukuran yang terlalu kecil akan sangat mengecewakan jutaan generasi muda penerima manfaat. "Kalau potong lebih dari 14 dosa, dosa. Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa?" lanjutnya. Demi mengantisipasi hal ini, pemerintah akan melibatkan pihak sekolah, guru, serta murid untuk turut memantau, memotret, hingga menimbang porsi makanan secara acak.

Sebagai langkah preventif sekaligus penindakan hukum yang lebih agresif terhadap kebocoran anggaran, Presiden Prabowo secara terbuka menyapa dan memanggil para pimpinan lembaga penegak hukum yang turut hadir dalam acara tersebut. Mereka adalah Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Kepada ketiga pimpinan lembaga tersebut, Kepala Negara berkomitmen penuh untuk memperkuat barisan penegakan hukum di Indonesia. Bahkan, ia menjamin akan memenuhi berapapun kebutuhan anggaran finansial serta fasilitas operasional yang mereka ajukan demi memberantas tindakan korupsi, termasuk dalam pengawasan pelaksanaan dana MBG ini.

"Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor saya penuhi," ujar Presiden Prabowo kepada Setyo Budiyanto. Komitmen serupa juga ditujukan secara langsung kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin, di mana anggaran triliunan rupiah siap digelontorkan asalkan dapat dipergunakan secara maksimal untuk memperkuat institusi Korps Adhyaksa dalam memburu para koruptor.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penguatan kelembagaan ini mutlak dilakukan demi menjaga kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di mata dunia, sekaligus memastikan uang rakyat sepeser pun tidak dicuri oleh para oknum yang memanfaatkan program sosial.