Rupiah Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Produsen Tempe Menjerit
Admin WGM - Tuesday, 09 June 2026 | 05:00 PM


Melemahnya nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp18.024 per dolar Amerika Serikat terjadi pada Selasa (9/6). Nilai tukar tersebut kian berdampak pada segala sektor, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keluhan banyak terjadi di kalangan pedagang, salah satunya ialah pedagang tahu dan tempe.
Hal ini disebabkan oleh naiknya harga bahan baku utama seperti kedelai yang masih mengandalkan pasokan impor. Berdasarkan data yang dihimpun, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa sekitar 95 persen kebutuhan kedelai nasional tahun 2026, atau sebanyak 2,6 juta ton, berasal dari pasokan impor. Dampak pelemahan nilai tukar turut dirasakan oleh produsen tempe di Pekalongan yang berlokasi di Kuripan Lor Gang 9, Kota Pekalongan. Pemilik usaha tempe, Ghofur, menyampaikan bahwa lonjakan harga kedelai dan plastik kini menjadi beban utama produksi, Selasa (9/6/2026).
Harga kedelai impor saat ini berkisar antara Rp10.000,00 dan Rp11.000,00 dari harga semula Rp8.000,00. Menghadapi permintaan yang tetap tinggi, ia menyiasati kelangkaan kedelai ini dengan cara memangkas berat tempe atau membuatnya menjadi lebih tipis.
Menyikapi hal demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah agar biaya produksi pelaku usaha dapat stabil. Keberhasilan pengendalian nilai tukar akan tercapai jika kerja sama antara fiskal dan moneter saling bersinergi.
Next News

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
in 7 hours

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
in 3 hours

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
14 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
18 hours ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
21 hours ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
2 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
2 days ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
3 days ago

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
3 days ago


