Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Admin WGM - Thursday, 11 June 2026 | 09:26 AM


Pemerintah Kabupaten Batang terus mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan berlokasi di Desa Clapar, Kecamatan Subah. Fasilitas pendidikan tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 8,37 hektare sebagai bagian dari program pemerintah pusat yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Willopo, mengatakan kesiapan lahan dan dokumen administrasi saat ini hampir rampung. Pemerintah daerah telah menyelesaikan sebagian besar persyaratan yang dibutuhkan guna mendukung pelaksanaan pembangunan.
Menurutnya, sejumlah dokumen penting seperti Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) serta Detail Engineering Design (DED) telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan analisis dampak lalu lintas.
Dari sisi tata ruang, proyek tersebut juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) telah diterbitkan dan memastikan lokasi pembangunan berada di kawasan permukiman perkotaan yang sesuai dengan peruntukannya.
Willopo menegaskan lahan yang disiapkan tidak termasuk kawasan lahan sawah yang dilindungi maupun lahan pertanian pangan berkelanjutan. Selain telah bersertifikat, lokasi pembangunan juga dipastikan bebas dari sengketa sehingga siap digunakan untuk proses konstruksi.
Pemerintah daerah menargetkan tahapan awal seperti proses tender, penghapusan aset, pekerjaan cut and fill, hingga pematangan lahan dapat segera dilakukan. Dengan progres yang ada saat ini, pembangunan fisik Sekolah Rakyat diharapkan mulai berjalan pada Juli 2026.
Selain menjadi sarana pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat juga diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran siswa berasrama, tenaga pendidik, hingga petugas pendukung diyakini akan menciptakan peluang usaha baru bagi warga, terutama dalam penyediaan kebutuhan sehari-hari.
Sekolah ini juga dirancang memiliki sejumlah fasilitas sosial seperti lapangan sepak bola dan lapangan basket yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
Willopo menambahkan, rencana pembangunan Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah. Masyarakat pun berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat.
Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menuntaskan seluruh kewajiban daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.
Next News

Aksi Cepat Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
an hour ago

Kebakaran Lahan Bekas Penampungan Sampah TPA Randukuning Batang Dipadamkan Berjam-jam
2 hours ago

Terkuak! Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap Usai Gunakan Identitas Palsu
2 hours ago

Kaki Seribu Matang Ditemukan dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu, Operasi SPPG Lariang Dihentikan Sementara
a day ago

Dihantam Ombak 2,5 Meter di Muara Pelabuhan Pekalongan, Perahu Jukung Pecah Menewaskan Satu Nelayan
a day ago

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa
a day ago

Asap Karhutla Kepung Bromo Hills, Pengunjung dan Pegawai Berlarian Keluar
a day ago

Benda Bercahaya Melintas di Langit Gorontalo, Diduga Meteor Jatuh di Pegunungan
2 days ago

Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo Dibakar Empat Orang Tak Dikenal
2 days ago

Kepulauan Seribu Diguncang Gempa M 5,9 Sabtu Pagi, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
2 days ago





