Senin, 14 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Terkuak! Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap Usai Gunakan Identitas Palsu

Azizatul Khifdiyah - Monday, 14 September 2026 | 11:06 AM

Background
Terkuak! Pembunuh Wanita di Hotel Melati Tanah Abang Ditangkap Usai Gunakan Identitas Palsu
Polisi menangkap SMA, pelaku pembunuhan Intan Rahmania di Hotel Mustika, Tanah Abang. Pelaku sempat memalsukan identitas sebelum ditangkap di Tangerang. (detik.com/)

​Dilansir dari detikcom, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial SMA yang merupakan pelaku pembunuhan wanita di sebuah hotel melati. Peristiwa penangkapan tersebut berlangsung pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 09.50 WIB di sebuah rumah daerah Kabupaten Tangerang. Penangkapan ini bermula dari ditemukannya jasad wanita bernama Intan Rahmania (19) di kamar 304 Hotel Mustika, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/9/2026).

​Dalam rekaman video yang diperoleh detikcom, sejumlah anggota Jatanras Polda Metro Jaya tampak menyergap pelaku secara langsung di tempat persembunyiannya. Polisi meminta pelaku untuk diam dan kemudian menyematkan borgol pada kedua tangannya. Saat disergap oleh para petugas, pelaku sempat melontarkan pertanyaan untuk mengetahui alasan penangkapannya.

​"Kenapa pak?" tanya pelaku.

​Petugas kepolisian kemudian meminta pelaku menunjukkan barang bukti pakaian yang digunakannya saat melakukan pembunuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Usai mengamankan pakaian tersebut, polisi menggelandang pelaku ke dalam mobil untuk selanjutnya dibawa menuju Mapolda Metro Jaya. Sebelum penangkapan ini terkuak, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan mengenai keberhasilan penangkapan tersangka tersebut.

​"Tim Subdit Jatanras PMJ berhasil mengamankan seorang pelaku pembunuhan seorang wanita di Tanah Abang Jakarta Pusat," kata Rohim kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

​AKBP Abdul Rahim mengungkapkan bahwa pelaku merupakan warga Kabupaten Tangerang yang berusaha melarikan diri dari kejaran petugas. Pelaku sempat berpindah-pindah tempat dan merubah data dirinya untuk mengelabui aparat kepolisian usai melancarkan aksi kejamnya. Berdasarkan laporan kepolisian, tindakan nekat tersebut dilakukan semata-mata demi menyembunyikan jejak kejahatan yang telah dilakukan sebelumnya.

​"Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu dan berupaya menghilangkan barang bukti serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas," ungkapnya.

​Lebih lanjut, Abdul Rahim menjelaskan mengenai latar belakang terjadinya tindak pidana pembunuhan yang menimpa korban asal Ciampea, Kabupaten Bogor tersebut. Peristiwa tragis ini diawali oleh adanya perselisihan berupa cekcok mulut antara pelaku dengan korban di lokasi kejadian. Setelah terlibat cekcok sengit, pelaku mengeksekusi korban secara langsung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

​"Motif dari pembunuhan ini adalah karena cekcok mulut antara pelaku dengan korban, dimana dalam pelaku mengeksekusi korban dengan mencekik korban," jelasnya.

​Saat ini pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penanganan hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam serta penyidikan menyeluruh terhadap seluruh barang bukti yang telah disita. Korban yang ditemukan tewas di kamar hotel melati tersebut diduga kuat menjadi korban kejahatan pembunuhan terencana.