Selasa, 15 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Aksi Cepat Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Azizatul Khifdiyah - Monday, 14 September 2026 | 11:37 AM

Background
Aksi Cepat Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
Kapal tanker MT Mauhau Pertamina menyelamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 yang tenggelam di Laut Jawa. Simak kronologi dan aksi tanggap daruratnya di sini. (RMOL JATENG/)

​Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyelematkan 16 korban kecelakaan KMP Virgo Transport 08 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Peristiwa aksi kemanusiaan tersebut berlangsung pada Minggu, 13 September 2026 saat MT Mauhau sedang berlayar rutin dari Banjarmasin menuju Tuban. Nakhoda dan awak kapal tanker langsung merespons laporan situasi darurat setelah menerima panggilan kecelakaan melalui komunikasi radio VHF.

​Menyadari posisi insiden berada di sekitar jalur pelayarannya, nakhoda kapal tanker milik Pertamina itu segera mengubah haluan untuk melakukan pertolongan. Respons sigap para awak kapal membuahkan hasil dengan terevakuasinya 16 orang korban selamat, termasuk nakhoda dari KMP Virgo Transport 08. Dari total korban yang diselamatkan ke atas kapal, salah satu korban mengalami luka pada bagian kaki dan langsung menerima penanganan medis awal.

​Selain pertolongan medis, seluruh korban juga diberikan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman sambil menunggu proses evakuasi lanjutan.

​"Begitu menerima informasi adanya kapal yang tenggelam, nakhoda dan crew MT Mauhau segera mengambil langkah untuk membantu proses penyelamatan," kata VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

​Langkah penyelamatan darurat ini diambil awak kapal demi menempatkan keselamatan jiwa manusia sebagai prioritas utama di tengah lautan. Awak MT Mauhau kemudian berkoordinasi secara intensif dengan pihak Basarnas Banjarmasin guna mendukung proses pencarian serta evakuasi korban lainnya. Tim Basarnas Banjarmasin bersiap menerjunkan personel menuju titik kejadian untuk melanjutkan operasi SAR secara menyeluruh.

​Operasi penyelamatan di perairan Laut Jawa ini turut melibatkan beberapa kapal lain yang berada di sekitar lokasi insiden. Kapal TB TCP 205 serta KMP Haidar juga turut memberikan bantuan penting dalam merespons musibah kecelakaan laut tersebut. Kehadiran kapal-kapal yang melintas memiliki peran sangat strategis sebagai pihak penolong pertama sebelum unsur SAR tiba di lokasi.

​Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan oleh MT Mauhau menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan seluruh armada kapal di jalur pelayaran padat. Pertamina Patra Niaga memastikan bakal terus mendampingi serta memantau perkembangan penanganan seluruh korban bersama tim gabungan.

​"Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dengan baik dan mendukung proses pencarian terhadap korban lainnya," tegas Kitty.

​Proses pencarian terhadap sisa korban lainnya masih terus berjalan dengan melibatkan kerja sama penuh antara Basarnas dan kapal-kapal sekitar. Keberadaan MT Mauhau telah menjadi tempat perlindungan awal yang sangat berharga bagi belasan korban selamat di tengah luasnya Laut Jawa. Penanganan darurat ini terus dikawal hingga seluruh korban berhasil dipindahkan ke titik evakuasi berikutnya secara aman.