Mengenal Buah Matoa, Si Manis dari Papua dengan Segudang Manfaat
Admin WGM - Sunday, 13 September 2026 | 03:00 PM


Kalau selama ini buah yang sering menghiasi meja makan hanya rambutan, mangga, atau kelengkeng, ada satu buah khas Indonesia yang tak kalah menarik untuk dicoba, yaitu matoa. Buah yang banyak ditemukan di Papua ini punya bentuk dan tekstur yang sekilas mengingatkan pada kelengkeng atau rambutan, tetapi memiliki cita rasa unik yang disebut-sebut merupakan perpaduan antara kelengkeng dan durian.
Matoa atau Pometia pinnata masih termasuk keluarga Sapindaceae, sama seperti leci dan kelengkeng. Di balik ukurannya yang relatif kecil, buah dengan daging berwarna putih dan tekstur kenyal ini mengandung sejumlah zat gizi, seperti vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, serat, serta beberapa vitamin dan mineral lainnya.
Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi buah matoa?
Kaya Antioksidan
Salah satu keunggulan matoa adalah kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan di dalamnya. Antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Meski demikian, manfaat matoa dalam mencegah penyakit kronis seperti kanker masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Karena itu, matoa sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai obat untuk penyakit tertentu.
Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Kandungan vitamin C pada matoa juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu fungsi sel-sel kekebalan yang bekerja melindungi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan.
Dalam data gizi yang dikutip Hello Sehat, 100 gram buah matoa mengandung sekitar 54 miligram vitamin C. Angka tersebut membuat matoa cukup menarik sebagai salah satu pilihan buah untuk melengkapi asupan vitamin sehari-hari.
Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah
Matoa juga memiliki kandungan serat dan senyawa tumbuhan seperti saponin. Sejumlah penelitian yang dibahas Hello Sehat menunjukkan adanya potensi senyawa tersebut dalam membantu mengendalikan penyerapan gula.
Namun, penelitian mengenai efek langsung konsumsi buah matoa terhadap gula darah masih terbatas. Bagi orang dengan diabetes, konsumsi buah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.
Menjaga Tekanan Darah
Kandungan kalium dalam matoa turut menjadi salah satu alasan buah ini menarik untuk dikonsumsi. Kalium berperan dalam membantu menjaga keseimbangan natrium dan mendukung fungsi pembuluh darah.
Dalam 100 gram matoa, terdapat sekitar 190 miligram kalium. Meski begitu, mengonsumsi matoa tentu bukan pengganti obat atau terapi medis untuk penderita hipertensi.
Baik untuk Tulang dan Kulit
Matoa juga mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin C yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan tulang. Vitamin C juga dibutuhkan tubuh dalam pembentukan kolagen, protein yang berperan penting pada kulit dan jaringan tubuh.
Jadi, selain menawarkan rasa yang unik, matoa bisa menjadi pilihan buah untuk menambah variasi asupan nutrisi sehari-hari. Cara paling sederhana menikmatinya tentu dengan mengonsumsi buah dalam kondisi segar dan tetap dalam porsi yang wajar.
Pada akhirnya, manfaat buah matoa tidak perlu membuatnya dianggap sebagai buah ajaib. Jadikan matoa sebagai salah satu bagian dari pola makan beragam yang dilengkapi sayur, buah lain, sumber protein, serta kebiasaan hidup sehat.
Next News

Bukan Cuma Diet! Manfaat Intermittent Fasting bagi Metabolisme dan Kesehatan Otak
18 days ago

Gaya Hidup Sehat Ala Rasulullah: Rahasia Jarang Sakit yang Dibenarkan Sains Modern
20 days ago

Jangan Lengah! Ini Alasan Nyamuk Makin Ganas dan Berkembang Biak Saat Cuaca Panas
25 days ago

Panduan Pola Hidup Sehat bagi Remaja untuk Mencegah Masalah Gizi dan Kurang Fit
a month ago

Bebas Jantung Berdebar! Alasan Matcha Sukses Gantikan Kopi Sebagai Peningkat Fokus dan Penenang Stres
a month ago

Dari Amazon hingga Nusantara: Kontribusi Farmasi Tradisional Suku Adat Bagi Dunia Medis
a month ago

Bukan Sekadar Estetika, Rahasia Menata Dekorasi Interior Rumah yang Menenangkan Jiwa dan Meredakan Stres
a month ago

Aman untuk Lactose Intolerance! Ini Alternatif Es Krim Bebas Susu yang Tetap Enak
a month ago

Pernah Alami Brain Freeze Saat Makan Es Krim? Ini Alasan Ilmiah dan Cara Mengatasinya!
a month ago

Memanfaatkan Ruang Kota Secara Bijak, Menjadikan Aktivitas Luar Ruang Singkat Sebagai Bagian Gaya Hidup Sehat Modern
a month ago





