Senin, 14 September 2026
Walisongo Global Media
Health

Mengenal Buah Matoa, Si Manis dari Papua dengan Segudang Manfaat

Admin WGM - Sunday, 13 September 2026 | 03:00 PM

Background
Mengenal Buah Matoa, Si Manis dari Papua dengan Segudang Manfaat
buah matoa (WGM/)

Kalau selama ini buah yang sering menghiasi meja makan hanya rambutan, mangga, atau kelengkeng, ada satu buah khas Indonesia yang tak kalah menarik untuk dicoba, yaitu matoa. Buah yang banyak ditemukan di Papua ini punya bentuk dan tekstur yang sekilas mengingatkan pada kelengkeng atau rambutan, tetapi memiliki cita rasa unik yang disebut-sebut merupakan perpaduan antara kelengkeng dan durian.

Matoa atau Pometia pinnata masih termasuk keluarga Sapindaceae, sama seperti leci dan kelengkeng. Di balik ukurannya yang relatif kecil, buah dengan daging berwarna putih dan tekstur kenyal ini mengandung sejumlah zat gizi, seperti vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, serat, serta beberapa vitamin dan mineral lainnya.

Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi buah matoa?

Kaya Antioksidan

Salah satu keunggulan matoa adalah kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan di dalamnya. Antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski demikian, manfaat matoa dalam mencegah penyakit kronis seperti kanker masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Karena itu, matoa sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai obat untuk penyakit tertentu.

Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C pada matoa juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu fungsi sel-sel kekebalan yang bekerja melindungi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan.

Dalam data gizi yang dikutip Hello Sehat, 100 gram buah matoa mengandung sekitar 54 miligram vitamin C. Angka tersebut membuat matoa cukup menarik sebagai salah satu pilihan buah untuk melengkapi asupan vitamin sehari-hari.

Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah

Matoa juga memiliki kandungan serat dan senyawa tumbuhan seperti saponin. Sejumlah penelitian yang dibahas Hello Sehat menunjukkan adanya potensi senyawa tersebut dalam membantu mengendalikan penyerapan gula.

Namun, penelitian mengenai efek langsung konsumsi buah matoa terhadap gula darah masih terbatas. Bagi orang dengan diabetes, konsumsi buah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.

Menjaga Tekanan Darah

Kandungan kalium dalam matoa turut menjadi salah satu alasan buah ini menarik untuk dikonsumsi. Kalium berperan dalam membantu menjaga keseimbangan natrium dan mendukung fungsi pembuluh darah.

Dalam 100 gram matoa, terdapat sekitar 190 miligram kalium. Meski begitu, mengonsumsi matoa tentu bukan pengganti obat atau terapi medis untuk penderita hipertensi.

Baik untuk Tulang dan Kulit

Matoa juga mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin C yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan tulang. Vitamin C juga dibutuhkan tubuh dalam pembentukan kolagen, protein yang berperan penting pada kulit dan jaringan tubuh.

Jadi, selain menawarkan rasa yang unik, matoa bisa menjadi pilihan buah untuk menambah variasi asupan nutrisi sehari-hari. Cara paling sederhana menikmatinya tentu dengan mengonsumsi buah dalam kondisi segar dan tetap dalam porsi yang wajar.

Pada akhirnya, manfaat buah matoa tidak perlu membuatnya dianggap sebagai buah ajaib. Jadikan matoa sebagai salah satu bagian dari pola makan beragam yang dilengkapi sayur, buah lain, sumber protein, serta kebiasaan hidup sehat.