Koperasi Merah Putih Wates Akui Pembeli Mulai Sepi Setelah Hampir Sebulan Beroperasi
Admin WGM - Friday, 12 June 2026 | 12:30 PM


Pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Wates, Kota Magelang, mengakui jumlah pembeli mengalami penurunan setelah hampir satu bulan beroperasi. Koperasi yang berada di kawasan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Wates tersebut menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga layaknya minimarket.
Ketua Koperasi Merah Putih Wates, Edy Susanto, mengatakan tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah menyesuaikan ketersediaan barang dengan kebutuhan masyarakat.
"Tantangan utama kami mempertemukan keinginan masyarakat dengan ketersediaan barang kami," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Koperasi tersebut sebelumnya diresmikan pada 16 Mei 2026 bersamaan dengan peluncuran Koperasi Merah Putih secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk, Jawa Timur.
Menurut Edy, antusiasme masyarakat cukup tinggi pada awal pembukaan. Dalam dua hari pertama setelah diresmikan, koperasi ramai dikunjungi warga dan berhasil mencatat omzet sekitar Rp6 juta.
Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Setelah beberapa hari beroperasi, jumlah pengunjung mulai berkurang karena sejumlah barang yang dibutuhkan masyarakat belum tersedia secara lengkap.
"Setelah itu mulai turun karena banyak barang yang mereka butuhkan belum kami sediakan," katanya.
Edy menjelaskan, sebagian besar warga mencari kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng. Meski produk-produk tersebut sudah tersedia di koperasi, pilihan yang ditawarkan masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan konsumen.
Ia menegaskan bahwa menurunnya jumlah pembeli bukan disebabkan oleh persaingan dengan minimarket atau toko modern lainnya. Bahkan, menurutnya, harga sejumlah produk di Koperasi Merah Putih Wates relatif lebih murah dibandingkan tempat lain.
Meski demikian, tingkat kunjungan masyarakat masih belum sesuai harapan pengelola. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak koperasi terus berupaya berkoordinasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara agar pasokan barang dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat.
"Kami terus berusaha agar kebutuhan masyarakat bisa lebih sinkron dengan barang yang tersedia di koperasi," ungkap Edy.
Pengelola berharap peningkatan variasi produk dan ketersediaan barang dapat kembali menarik minat masyarakat untuk berbelanja di Koperasi Merah Putih Wates serta mendukung keberlangsungan program koperasi yang digagas pemerintah.
Next News

Hadapi Ancaman Demo Reformasi Jilid II, Kapolri, BIN, dan Istana Pilih Pendekatan Persuasif
in 6 hours

Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
in 5 hours

Aksi Pencurian Kotak Amal di Masjid Terekam CCTV, Pelaku Diduga Pura-Pura Salat
in 6 hours

Pemprov Jateng Siapkan Rp37,1 Miliar untuk Betonisasi Jalan Jepara–Keling
in 4 hours

Purbaya Tanggapi Ajakan Beralih ke Pertalite Usai Harga Pertamax Naik
in 3 hours

Berkendara Tanpa Helm Bisa Kena Denda dan Kurungan, Masih Mau Abaikan Keselamatan?
14 hours ago

Pemadaman Listrik di Banyak Daerah, PLN Pekalongan Kota Sebut Demi Jaga Keandalan Sistem
15 hours ago

Pengosongan paksa lahan oleh aparat TNI AD di Lenteng Agung berujung kekerasan hingga dugaan represif dengan pemutusan sepihak akses air serta listrik.
15 hours ago

Polemik Mutasi Kepala Sekolah di Merangin, Muncul Penolakan dan Dugaan Setoran Jabatan
16 hours ago

Purbaya Paparkan Rencana Besar Pemerintah 2027, Target Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen
a day ago




