Pemadaman Listrik di Banyak Daerah, PLN Pekalongan Kota Sebut Demi Jaga Keandalan Sistem
Luluk - Thursday, 11 June 2026 | 04:49 PM


Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekalongan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu berbagai spekulasi di masyarakat. Fenomena serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Barat, sehingga memunculkan dugaan adanya pemadaman bergilir hingga isu krisis energi.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah unit PLN di Semarang, Salatiga, hingga DIY memang mengumumkan adanya penghentian sementara pasokan listrik untuk keperluan pemeliharaan jaringan dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan.
Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN ULP Pekalongan Kota, Rahmat Taupik, menegaskan bahwa PLN tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait pemadaman bergilir.
"Jadi mungkin statement yang beredar di masyarakat ataupun berita itu menyebut pemadaman bergilir, tetapi dari PLN tidak pernah ada statement seperti itu. Pemadaman yang terjadi hari Senin dan Selasa kemarin tujuannya menjaga keandalan sistem distribusi dan suplai listrik kepada masyarakat," ujarnya saat ditemui di Kantor PLN ULP Pekalongan Kota, Kamis (11/6).
Menurutnya, pemadaman yang terjadi pada Senin (8/6) hingga Rabu (9/6) lalu dilakukan untuk menjaga keandalan sistem distribusi dan kualitas pasokan listrik kepada masyarakat.
"Tujuannya adalah menjaga keandalan sistem distribusi dan juga menjaga keandalan suplai listrik kepada masyarakat," imbuhnya.
Rahmat menjelaskan, pemadaman listrik umumnya terjadi karena dua faktor, yakni pekerjaan pemeliharaan dan gangguan. Gangguan sendiri dapat berasal dari faktor eksternal seperti petir dan hewan yang menyebabkan hubungan arus pendek, maupun faktor internal berupa kerusakan peralatan milik PLN.
Sementara untuk pekerjaan pemeliharaan, PLN melakukan penggantian sejumlah peralatan yang dinilai sudah tidak optimal serta melakukan perabasan pohon yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Ia mengakui sebagian pemadaman yang terjadi belum seluruhnya didahului pengumuman kepada masyarakat karena bersifat mendesak atau urgent.
Meskipun demikian, PLN Pekalongan Kota berjanji akan memperbaiki pola komunikasi kepada pelanggan apabila terdapat pekerjaan pemeliharaan serupa di kemudian hari.
"Ke depan apabila ada pemeliharaan yang sifatnya urgent, akan kami buatkan pengumuman sebelumnya. Mungkin satu atau dua jam sebelum pelaksanaan agar masyarakat mengetahui lokasi terdampak, waktu pelaksanaan, dan estimasi durasinya," ungkap Rahmat.
Terkait spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai kemungkinan krisis energi atau keterbatasan pasokan listrik nasional, Rahmat memilih tidak memberikan tanggapan karena hal tersebut berada di luar kewenangannya sebagai pejabat di tingkat Unit Layanan Pelanggan (ULP).
Next News

Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim
11 hours ago

Dituduh Maling Ayam Berujung Ajal: Ironi Aksi Brutal Warga di Tengah Pudarnya Rasa Kemanusiaan
12 hours ago

Satu Kesempatan Emas! BPS dan Bima Arya Ingatkan Pentingnya Kesiapan Hadapi Bonus Demografi
11 hours ago

Pekerja Rumah Eks Jampidsus Ditemukan Tewas, Penyidik Endus Kejanggalan
13 hours ago

PDIP Desak Pemerintah Buka Kembali Penyelidikan Kasus Kudatuli 27 Juli 1996
9 hours ago

Pesan Menohok Mahfud MD di KUII: Ormas Islam Jangan Cuma Amar Ma'ruf, Tapi Lupa Nahi Munkar
10 hours ago

Resmi! Tokoh La Via Campesina Henry Saragih Ditunjuk Jadi Sekjen Baru Partai Buruh
11 hours ago

Kronologi dr. Siti Zahra Maghfira, Dokter Internship yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen
12 hours ago

Polisi Tepis Isu Nasi Uduk dan Perusakan Masjid dalam Bentrokan Menteng, 200 Personel Gabungan Diterjunkan
13 hours ago

Peringatan Keras JPMorgan: Dampak Super El Nino Berpotensi Guncang Ketahanan Pangan dan Ekonomi RI
2 days ago





