Purbaya Paparkan Rencana Besar Pemerintah 2027, Target Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen
Admin WGM - Thursday, 11 June 2026 | 09:28 AM


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan arah kebijakan dan target pembangunan pemerintah tahun 2027 dalam Sidang Paripurna ke-21 Masa Persidangan V Tahun 2025–2026 di Gedung DPR RI, Selasa (9/6/2026). Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan sejumlah program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang akan diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Purbaya menyebut program-program seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat akan terus ditingkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaannya. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berganda yang lebih luas terhadap perekonomian, memperkuat sektor riil, meningkatkan konsumsi masyarakat, serta mendorong investasi.
Menurutnya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen. Angka tersebut diproyeksikan menjadi tahap transisi menuju target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas harga dengan menargetkan inflasi pada rentang 1,5 hingga 3,5 persen. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga pasokan barang serta stabilitas harga, terutama pada sektor pangan dan energi.
Pemerintah juga akan terus mengantisipasi tekanan inflasi yang berasal dari faktor eksternal melalui kerja sama dengan Bank Indonesia. Di saat yang sama, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan otoritas moneter akan diperkuat untuk menjaga efektivitas pengendalian inflasi di berbagai wilayah.
Dalam kesempatan itu, Purbaya turut menjelaskan kerangka kebijakan fiskal pemerintah pada 2027 yang akan berfokus pada delapan klaster prioritas nasional dengan total sekitar 60 program kerja. Delapan prioritas tersebut meliputi ketahanan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, pembangunan infrastruktur perumahan dan ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan serta pembangunan desa, dan penurunan kemiskinan.
Sementara itu, sektor pendukung atau enabler akan mencakup penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.
Purbaya menegaskan pemerintah akan menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Optimalisasi penerimaan negara, peningkatan kualitas belanja, serta pengembangan skema pembiayaan yang inovatif akan terus dilakukan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil pembangunan.
Untuk asumsi makro ekonomi 2027, pemerintah memperkirakan nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Sementara suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ditargetkan berada di rentang 6,5 hingga 7,3 persen, dengan harga minyak mentah Indonesia (ICP) diproyeksikan berkisar antara US$70 hingga US$95 per barel.
Di bidang kesejahteraan sosial, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 6 hingga 6,5 persen pada 2027. Tingkat pengangguran terbuka diperkirakan berada pada rentang 4,30 hingga 4,87 persen, sementara rasio gini ditargetkan membaik menjadi 0,362 hingga 0,367 guna mengurangi kesenjangan ekonomi. Selain itu, Indeks Modal Manusia ditargetkan meningkat hingga mencapai angka 0,575 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui berbagai target dan program tersebut, pemerintah berharap dapat menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.
Next News

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
in 5 hours

Bupati Faiz Tantang KEK Batang Hidupkan Wisata Prioritas 2027
in 5 hours

Massa Gelar Unjuk Rasa di Cikini Raya, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh
in 6 hours

Siap-Siap Kemarau Panjang, BMKG Sebut El Nino Bakal Bertahan Lebih Lama
in 7 hours

Fakta Persidangan: Eks Intel Bea Cukai Pakai Dana Operasional Buat Beli iPhone Istri!
in 5 hours

Gelar OTT di Jakarta dan Sumsel, KPK Amankan 5 ASN BPK Terkait Dugaan Suap!
in 4 hours

Video Adu Mulut Anggota TNI/PM dan Pengendara Motor Viral di Media Sosial
11 hours ago

SMA N 3 Pekalongan Gandeng Bank Jateng Luncurkan Program Laku Pandai dan QRIS di Lingkungan Pendidikan
13 hours ago

Nama AHY Diseret, Demokrat Tegaskan Tak Pernah Ada Komunikasi dengan Sony Sonjaya
14 hours ago

Isu Menkeu Baru Menguat, Chatib Basri dan Budi Gunadi Merapat ke Prabowo!
15 hours ago





