Selasa, 28 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Polda Jateng Panen Raya Jagung di Kendal, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Admin WGM - Thursday, 02 July 2026 | 04:05 PM

Background
Polda Jateng Panen Raya Jagung di Kendal, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Brimob Jateng panen jagung di Desa Ngareanak (Polres Klaten /)

Polda Jawa Tengah melalui Satuan Brimob menggelar panen raya jagung di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (26/6/2026) itu menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif guna memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Panen dilakukan di lahan seluas 4,5 hektare dengan hasil mencapai sekitar 8 ton jagung kering. Produksi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan di wilayah Jawa Tengah sekaligus mendukung target pemerintah dalam meningkatkan kemandirian pangan nasional.

Kegiatan panen raya dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Noor Hudaya bersama jajaran pejabat utama Satbrimob Polda Jateng. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Singorojo, perwakilan PTPN Regional 3, serta pemerintah Desa Ngareanak.

Kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Jateng yang dipimpin Komandan Kompi Pelopor Yuniarto Assyidiq turut terjun langsung ke lahan untuk memanen jagung bersama warga. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat selama proses panen berlangsung, mencerminkan eratnya hubungan antara aparat dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian daerah.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Noor Hudaya mengatakan keterlibatan Brimob dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas nasional yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen bangsa. Melalui pengelolaan lahan produktif secara berkelanjutan, pihaknya berharap hasil pertanian tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan nasional.

"Ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen. Melalui pengelolaan lahan produktif dan kegiatan pertanian yang berkesinambungan, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional," ujar Noor Hudaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Artanto menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan implementasi dari konsep Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Artanto menyampaikan bahwa keterlibatan Satbrimob dalam kegiatan pertanian menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan ketahanan pangan.

"Keterlibatan Satbrimob dalam kegiatan pertanian membuktikan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan," kata Artanto.

Melalui panen raya ini, Polda Jawa Tengah berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjalin sehingga sektor pertanian semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional.