Selasa, 28 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi Temukan Celurit Tanpa Mata Pisau di TKP

Trista - Tuesday, 28 July 2026 | 03:18 PM

Background
Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi Temukan Celurit Tanpa Mata Pisau di TKP
Geger Penemuan Jenazah Perangkat Desa di Sawah Kalipancur (Istimewa /)

Seorang warga desa yang merupakan perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area persawahan belakang SDN 01 Kalipancur, Selasa (28/7/2026). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pagi hari sekitar pukul 07.15 WIB oleh salah satu warga yang juga menjadi saksi, Surajak (60).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi menemukan korban saat dirinya tiba di petak tengah sawah dan melihat bagian tubuh korban yang diduga kaki manusia. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung memanggil warga sekitar dan melaporkan mayat korban kepada Kepala Desa Kalipancur yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Menerima laporan warga, personel gabungan dari Unit Samapta, Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, dan Polsek Bojong langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas segera mengamankan area, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

Proses evakuasi korban dilakukan melalui koordinasi antara kepolisian, Puskesmas Bojong, dan PMI. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Kraton untuk menjalani proses autopsi demi memastikan penyebab pasti kematian secara ilmiah.

"Kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Kraton untuk dilakukan autopsi. Saat ini penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian," ungkap Kasat Reskrim AKP Fauzi Surya Chandra, dalam laporan yang diterima WGM, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, korban diketahui sempat berada di area persawahan pada sore hari sebelumnya untuk menjaga perangkap belut miliknya. Saat ditemukan, posisi jasad terlentang menghadap ke atas dengan sebagian besar tubuh tertutup lumpur sawah, sehingga pemeriksaan luka di TKP sangat terbatas.

"Pagi ini kami menerima informasi adanya penemuan seorang laki-laki di area sawah belakang SD. Berdasarkan keterangan sementara dari para saksi, korban diketahui pada sore sebelumnya berada di lokasi untuk menjaga perangkap belut miliknya. Saat ini kami masih mendalami apakah terdapat keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana atau penyebab lainnya," ungkap Fauzi.

"Saat ditemukan, posisi korban terlentang menghadap ke atas dan sebagian besar tubuhnya tertutup lumpur sehingga pemeriksaan awal di lokasi sangat terbatas. Hasil autopsi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab kematian," lanjutnya.

Beberapa barang bukti turut diamankan oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan, di antaranya satu batang celurit tanpa mata pisau dan sebuah batu. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan oleh Satreskrim Polres Pekalongan bersama Polsek Bojong dengan mengumpulkan bukti tambahan dan keterangan saksi.