Lagi Asyik Antre Es Teh, Seorang Perempuan Tiba-Tiba Jadi Korban Aksi Nekat ODGJ
Admin WGM - Sunday, 05 July 2026 | 06:03 PM


Kenyamanan di ruang publik kembali menjadi sorotan setelah sebuah insiden kurang menyenangkan menimpa seorang warga di Pekalongan. Ruang publik yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siapa saja untuk beraktivitas, seketika berubah menjadi lokasi yang menegangkan bagi seorang perempuan. Kejadian yang berlangsung secara mendadak ini dialami korban saat dirinya sedang meluangkan waktu di sebuah kios minuman, sebuah aktivitas sederhana yang sama sekali tidak diduga akan berujung pada pengalaman traumatis.
Peristiwa yang mengejutkan tersebut terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman yang beredar, korban saat itu sedang berdiri santai di depan sebuah kios es teh demi menunggu pesanan minumannya selesai dibuat. Suasana di sekitar kios awalnya tampak biasa saja dan berjalan normal seperti aktivitas jual-beli pada umumnya. Namun, situasi tenang itu mendadak berubah drastis ketika seorang pria yang diduga kuat merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berjalan mendekati area kios tersebut.
Tanpa adanya gelagat mencurigakan yang disadari oleh orang-orang di sekitar sebelumnya, pria tersebut terus melangkah maju ke arah korban. Hanya dalam hitungan detik, pelaku melakukan tindakan nekat dengan langsung mencium pipi perempuan yang sedang mengantre tersebut secara tiba-tiba. Mendapat perlakuan yang sangat mengejutkan dan melanggar ruang privasinya, korban langsung merasa syok berat. Secara spontan, perempuan tersebut langsung bergerak mundur, menghindar sejauh mungkin dari posisi pelaku sembari menunjukkan ekspresi wajah yang sangat panik dan ketakutan.
Aksi tidak terduga ini ternyata sempat terekam oleh kamera pengawas atau ponsel warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Tidak butuh waktu lama bagi video tersebut untuk menyebar luas di berbagai platform media sosial hingga menjadi viral dan memicu perbincangan hangat di kalangan warganet. Banyak netizen yang menyuarakan rasa simpati mendalam terhadap korban, mengingat dampak psikologis berupa rasa trauma akibat dilecehkan di tempat umum secara mendadak bukanlah hal yang mudah untuk dipulihkan. Di sisi lain, video ini juga memicu kedewasaan publik dalam melihat pentingnya penanganan yang lebih serius terhadap keberadaan ODGJ yang berkeliaran tanpa pengawasan.
Insiden di kios es teh Pekalongan ini menjadi sebuah pengingat pahit bagi seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kewaspadaan tingkat tinggi kapan pun dan di mana pun berada, bahkan saat sedang melakukan aktivitas ringan sekalipun. Keberadaan individu yang membutuhkan penanganan khusus di tempat umum memang memerlukan perhatian bersama, baik dari pihak keluarga maupun dinas sosial terkait, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan membahayakan warga lainnya. Melalui kejadian ini, masyarakat diharapkan dapat lebih peka terhadap dinamika lingkungan sekitar demi menciptakan ruang publik yang ramah, aman, dan nyaman bagi semua orang.
Next News

Inovasi Pemuda Pekalongan: Sulap Industri Batik Jadi Ramah Lingkungan dan Kekinian
in 6 hours

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Aksi Kecewa Gubernur Tak Hadir
14 hours ago

Temuan Sampel Darah Jadi Titik Terang Pembunuhan Ayah oleh Pemuda di Brebes
14 hours ago

Pengembangan Kasus TPPU Bupati Pekalongan Nonaktif: KPK Sita Mobil Mewah BMW milik Suami Fadia Arafiq
18 hours ago

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Online Boxkia.com dan Tangkap Empat Tersangka di Jakarta Barat
2 days ago

Mahasiswa Gelar Aksi di Jalan Pahlawan Semarang, Layangkan 5 Tuntutan Penting ke Pemerintah
2 days ago

KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Kasus Pengadaan Outsourcing Pemkab Pekalongan
2 days ago

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
3 days ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
3 days ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
3 days ago


