Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
Azizatul Khifdiyah - Wednesday, 21 October 2026 | 08:53 AM


Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik Zulaekha (55) di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Peristiwa amuk si jago merah yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Berdasarkan laporan, seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar hingga mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Peristiwa mencekam ini pertama kali diketahui oleh anak korban, Syafa Salsabila (16), yang sedang tidur bersama adiknya, Zulfa Nabila Azahra (12). Sekitar pukul 22.30 WIB, Syafa mendadak terbangun dari tidurnya setelah merasakan hawa panas yang menyengat di dalam rumah. Saat terbangun, ia dikagetkan oleh suara letupan api dari kamar yang dengan cepat menjalar ke bagian atas bangunan.
Menyadari situasi yang sangat membahayakan nyawa, Syafa bergerak cepat menggeledah rasa takut dengan langsung membangunkan sang adik. Tanpa berpikir panjang, ia segera mengajak adiknya berlari keluar rumah demi menyelamatkan diri dari kepungan kobaran api. Begitu berhasil keluar dengan selamat, keduanya lantas berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga pemukiman sekitar.
Warga yang mendengar teriakan darurat tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan kobaran api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, seorang warga bernama Supriyadi (62) bertindak cepat dengan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bojong. Ia juga segera meminta bantuan armada pemadam kebakaran dari PT HAI serta tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.
Kapolsek Bojong AKP Wastono membenarkan adanya insiden kebakaran rumah yang menimpa warga di wilayah hukumnya tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Bojong langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Petugas kepolisian bersama tim pemadam dan warga setempat berjuang keras menjinakkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 24.00 WIB.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar AKP Wastono.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyisakan duka mendalam bagi korban karena seluruh harta benda tidak dapat diselamatkan. Penyebab pasti munculnya api masih perlu dipastikan melalui rangkaian pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Mengutip laporan radarpekalongan.co.id, pasca kejadian ini korban sangat membutuhkan perhatian serta bantuan mendesak guna memulihkan tempat tinggal mereka.
Next News

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
11 hours ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
11 hours ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
14 hours ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
a day ago

Kawal Sidang Vonis Kasus Dugaan Korupsi DJKA, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang
a day ago

Evakuasi Dramatis 152 Pendaki dan Penutupan Total Jalur Pendakian Gunung Sumbing Akibat Kebakaran Lahan
2 days ago

Aksi Greenpeace di Patung Bundaran HI: Panjat Monumen dan Desak Penanganan Krisis Iklim
2 days ago

Rumor Kim Jong Un Meninggal Hebohkan Medsos, Korut Bungkam Lalu Rilis Foto Kunjungan Publik
2 days ago

Saham BBCA Sempat ARB 2 Hari, BCA Resmi Lanjutkan Buyback Rp5 Triliun
2 days ago

Dinkes Pekalongan Telusuri Keberadaan Delapan Hingga Sepuluh Barang Aset di Puskesmas Sragi 2
3 days ago



