Kamis, 22 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah

Azizatul Khifdiyah - Wednesday, 21 October 2026 | 08:53 AM

Background
Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
Berita kebakaran rumah di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Simak informasi lengkap seputar kronologi kejadian, dugaan korsleting listrik, hingga total kerugian materi yang dialami korban. (Radar Pekalongan/)

Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik Zulaekha (55) di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Peristiwa amuk si jago merah yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Berdasarkan laporan, seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar hingga mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.

​Peristiwa mencekam ini pertama kali diketahui oleh anak korban, Syafa Salsabila (16), yang sedang tidur bersama adiknya, Zulfa Nabila Azahra (12). Sekitar pukul 22.30 WIB, Syafa mendadak terbangun dari tidurnya setelah merasakan hawa panas yang menyengat di dalam rumah. Saat terbangun, ia dikagetkan oleh suara letupan api dari kamar yang dengan cepat menjalar ke bagian atas bangunan.

​Menyadari situasi yang sangat membahayakan nyawa, Syafa bergerak cepat menggeledah rasa takut dengan langsung membangunkan sang adik. Tanpa berpikir panjang, ia segera mengajak adiknya berlari keluar rumah demi menyelamatkan diri dari kepungan kobaran api. Begitu berhasil keluar dengan selamat, keduanya lantas berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga pemukiman sekitar.

​Warga yang mendengar teriakan darurat tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan kobaran api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, seorang warga bernama Supriyadi (62) bertindak cepat dengan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bojong. Ia juga segera meminta bantuan armada pemadam kebakaran dari PT HAI serta tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.

​Kapolsek Bojong AKP Wastono membenarkan adanya insiden kebakaran rumah yang menimpa warga di wilayah hukumnya tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Bojong langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Petugas kepolisian bersama tim pemadam dan warga setempat berjuang keras menjinakkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 24.00 WIB.

​"Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar AKP Wastono.

​Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyisakan duka mendalam bagi korban karena seluruh harta benda tidak dapat diselamatkan. Penyebab pasti munculnya api masih perlu dipastikan melalui rangkaian pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Mengutip laporan radarpekalongan.co.id, pasca kejadian ini korban sangat membutuhkan perhatian serta bantuan mendesak guna memulihkan tempat tinggal mereka.