Evakuasi Dramatis 152 Pendaki dan Penutupan Total Jalur Pendakian Gunung Sumbing Akibat Kebakaran Lahan
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 20 October 2026 | 12:30 PM
Berdasarkan laporan detikjateng, seluruh jalur pendakian Gunung Sumbing yang berada melalui wilayah Kabupaten Wonosobo dinyatakan ditutup sementara waktu. Kebijakan penutupan darurat ini diambil menyusul insiden kebakaran hutan yang melanda kawasan Petak 29 Gunung Sumbing via jalur Gajahmungkur, Kecamatan Kalikajar. Gunung Sumbing sendiri secara geografis terletak melintasi tiga kabupaten sekaligus yaitu Wonosobo, Temanggung, dan Magelang. Dua jalur pendakian utama di wilayah Wonosobo yang sangat populer di kalangan pendaki adalah Jalur Gajahmungkur serta Jalur Garung.
Wakapolres Wonosobo, Kompol Nana Edi Sugito, memberikan keterangan resmi terkait penutupan seluruh jalur pendakian di wilayah hukumnya.
"Berkaitan dengan itu, untuk jalur pendakian yang berada di wilayah hukum Wonosobo untuk saat ini dinyatakan tutup," ujar Kompol Nana Edi Sugito dalam video yang diterima pada Selasa (20/10/2026).
Pihak kepolisian belum dapat memastikan secara rinci mengenai batas waktu penutupan jalur pendakian tersebut.
Tim gabungan di lapangan masih harus menunggu situasi benar-benar kondusif sebelum memutuskan untuk membuka kembali akses pendakian gunung.
"Untuk saat ini dinyatakan tutup menunggu lebih lanjut, menunggu konfirmasi berkaitan dengan jalur pendakian telah aman kembali," terang Nana.
Sebagai langkah antisipasi dan pelayanan publik, pihak berwenang telah mendirikan posko khusus di basecamp utama.
"Di sini juga kita mendirikan untuk posko pengaduan bagi keluarga pendaki," lanjutnya.
Keluarga para pendaki dipersilakan mendatangi posko pengaduan di Basecamp Gajahmungkur untuk mencari informasi terbaru mengenai kerabat mereka. Peristiwa kebakaran hebat ini pertama kali terdeteksi pada Senin (19/10/2025) sekitar pukul 15.00 sore hari WIB. Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Wonosobo, Sabarno, mengonfirmasi bahwa posisi titik kebakaran berada di Petak 29 RPH Kleseman. Tim gabungan sempat ditarik turun karena proses pemadaman dinilai terlalu membahayakan keselamatan petugas di lapangan.
Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro, mengungkapkan bahwa sebanyak 152 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat dari lokasi pendakian. Proses penyelamatan ratusan pendaki tersebut dilakukan oleh tim basecamp bersama unsur SAR gabungan sesuai data registrasi. Area hutan yang terbakar diperkirakan berada pada ketinggian antara 2.500 hingga 2.709 meter di atas permukaan laut. Hingga kini, petugas gabungan dari berbagai instansi masih terus bersiaga untuk memantau perkembangan situasi di sekitar kawasan lereng gunung.
Next News

Konten Karhutla Dihapus Platform Digital, Menkomdigi Minta Masyarakat Lapor dan Ajukan Banding
11 hours ago

Dugaan Kekerasan Seksual Anak Lima Tahun di Tegal Memicu Kemarahan Warga, Pelaku Dievakuasi Polisi
11 hours ago

Viral Guru SMPN 4 Pekalongan Jewer Murid hingga Telinga Berdarah, Pihak Sekolah Ambil Tindakan
14 hours ago

BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah untuk 22 Oktober 2026
a day ago

Kawal Sidang Vonis Kasus Dugaan Korupsi DJKA, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor Semarang
a day ago

Terbangun karena Hawa Panas, Remaja di Pekalongan Selamatkan Adik dari Kebakaran Rumah
2 days ago

Aksi Greenpeace di Patung Bundaran HI: Panjat Monumen dan Desak Penanganan Krisis Iklim
2 days ago

Rumor Kim Jong Un Meninggal Hebohkan Medsos, Korut Bungkam Lalu Rilis Foto Kunjungan Publik
2 days ago

Saham BBCA Sempat ARB 2 Hari, BCA Resmi Lanjutkan Buyback Rp5 Triliun
2 days ago

Dinkes Pekalongan Telusuri Keberadaan Delapan Hingga Sepuluh Barang Aset di Puskesmas Sragi 2
3 days ago



