KNKT Usut Penyebab Kecelakaan Tragis KA di Bekasi Timur, 15 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Admin WGM - Tuesday, 28 April 2026 | 04:36 PM


Kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, yang melibatkan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Cikarang, Senin malam (27/4/2026). Insiden yang terjadi pada sekitar pukul 21.00 WIB bermula saat kecelakaan pertama di lintasan dekat Stasiun Bekasi Timur antara KRL dengan mobil taksi listrik Green SM pada jalur arah Jakarta.
Akibat dari kecelakaan ini, KRL dengan arah ke Cikarang terhenti di Stasiun Bekasi Timur yang kemudian terjadi tabrakan di bagian belakang KRL akibat satu lintasan yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek. KA Argo Bromo Anggrek diduga mengalami hilang sinyal sehingga tidak dapat mengantisipasi untuk mengurangi kecepatan.
"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal, ya, yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," ungkap Franoto Wibowo, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, dilansir dari laman detikNews, Senin (27/4/2026).
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) langsung melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo. Tiga investigator sudah dikirim langsung ke lokasi kejadian sejak malam kejadian dan masih terus berlangsung proses investigasi. Hingga saat ini, KNKT belum memberikan informasi sementara hasil dari investigasi timnya di lapangan.
"Jika nanti ada informasi yang dapat disampaikan, akan segera kami umumkan," jelas Soerjanto Tjahjono, Ketua KNKT, dilansir dari laman Liputan6, Selasa (28/4/2026).
Pernyataan resmi telah disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, akan terus memantau dan memastikan pihaknya melakukan evakuasi semaksimal mungkin terhadap korban dari insiden ini. Kronologi penyebab, pihak KAI akan menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail dan sesuai data di lapangan.
"Kami melakukan proses evakuasi sekuat tenaga pada saat ini, seperti yang kita lihat masih ada beberapa korban yang terperangkap di dalam kereta," ungkap Bobby dalam laman Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (28/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga Selasa sore (28/4/2026), insiden tersebut mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. Data ini bertambah dari sebelumnya dengan korban meninggal dunia 14 orang dan 84 korban luka pada pembaruan waktu pukul 08.45 WIB. Tim medis dan kepolisian setempat sedang melakukan proses identifikasi pada 10 jenazah korban di Rumah Sakit (RS) Polri.
"Iya, 15 meninggal. Saat ini proses identifikasi sedang berjalan, di mana kami bekerja sama dengan Pusident dari Polda Metro, dari polres, maupun dari Mabes Polri untuk segera kita bisa mengidentifikasi," ungkap Brigjen Prima Heru Yulihartono, Kepala RS Polri, dilansir dari laman detikNews.
Insiden ini memberikan dampak operasional perjalanan kereta yang menggunakan rute wilayah Bekasi dan sekitarnya. Berikut kereta api jarak jauh yang dibatalkan pada Selasa (28/4/2026), meliputi:
KA dari Gambir:
- KA 58F-59F Purwojaya (Gambir–Cilacap)
- KA 138 Parahyangan (Gambir–Bandung)
- KA 20A Argo Muria (Gambir–Semarang Tawang)
- KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir–Surabaya Pasar Turi)
KA menuju Gambir:
- KA 117B Gunungjati (Cirebon–Gambir)
- KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap–Gambir)
- KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang–Gambir)
- KA 61B Manahan (Solo Balapan–Gambir)
- KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi–Gambir)
- KA 137 Parahyangan (Bandung–Gambir)
- KA 21A Argo Muria (Semarang Tawang–Gambir)
- KA 3B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi–Gambir)
KA menuju Pasar Senen (Jakarta):
- KA 143B Madiun Jaya (Madiun–Pasar Senen)
- KA 75B Mataram (Solo Balapan–Pasar Senen)
- KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi–Pasar Senen)
- KA 149 Singasari (Blitar–Pasar Senen)
- KA 94-91 Jayabaya (Malang–Pasar Senen)
- KA 257 Progo (Lempuyangan–Pasar Senen)
- KA 175 Menoreh (Semarang Tawang–Pasar Senen)
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memperbarui informasi perjalanan secara berkala melalui laman resmi KAI atau pihak terkait. Selain itu, kepada seluruh pengguna jalan diharapkan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara guna mencegah kecelakaan yang membahayakan nyawa.
Next News

Fenomena Pemadaman Listrik Bergilir Resahkan Warga, Waka MPR Desak PLN Benahi Infrastruktur
7 hours ago

Gelar Aksi di Kantor DPRD Sementara, Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya Suarakan Isu Lokal dan Nasional
7 hours ago

Zona Merah Lahan Hijau Pekalongan Terancam Proyek PSEL, Wali Kota Pekalongan Soroti Darurat Sampah
8 hours ago

Motor Diangkut Dishub Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Menangis dan Mohon Kendaraannya Dikembalikan
7 hours ago

Video Aksi Diduga Mata Elang di Rawamangun Viral, Disebut Meresahkan Pengendara Perempuan
7 hours ago

SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Daging Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
8 hours ago

BMKG Catat Rentetan Gempa Dangkal di Sesar Kendeng, Warga Diminta Tetap Waspada
8 hours ago

Jembatan Garuda Merah Putih Capai 70 Persen, Akses Kendal-Batang Segera Lebih Mudah
8 hours ago

Urai Kemacetan Akhir Tahun, 10 Ruas Jalan Tol Baru Siap Dibuka Fungsional Jelang Nataru!
8 hours ago

Teken Damai dengan Iran, Donald Trump Dihujani Kritik Pedas dari Internal Partai Republik
9 hours ago





