Hampir 10.000 Liter Solar Diduga Hasil Penimbunan Ditemukan di Pekalongan, Pemilik Gudang Kabur
Azizatul Khifdiyah - Wednesday, 04 November 2026 | 08:41 AM


Berdasarkan laporan Kompas.com, sebanyak 9.980 liter bahan bakar minyak jenis solar ditemukan di sebuah gudang yang terletak di Kelurahan Krapyak Lor, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Saat polisi mendatangi lokasi pada Minggu dini hari, tidak ada orang yang berada di gudang tersebut, sementara pemilik solar maupun gudang masih belum diketahui hingga saat ini. Peristiwa ini langsung menarik perhatian aparat penegak hukum setempat setelah menerima informasi dari warga.
Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Husen Asnawi, mengatakan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan penimbunan bahan bakar minyak jenis solar. Petugas kemudian mendatangi gudang yang dilaporkan sekitar pukul 01.00 hingga 01.30 WIB untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Namun, saat tiba di lokasi, polisi hanya mendapati pelapor yang menunggu kedatangan aparat.
"Di situ, petugas saat datang sudah tidak ada yang di lokasi, hanya ada pelapor saja," kata Husen saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa 3/11/2026.
Husen mengatakan, pihaknya menemukan solar yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan minyak dan gas bumi. Namun, kata dia, pihaknya belum dapat memastikan asal bahan bakar maupun siapa pihak yang menguasainya.
"Jadi, di gudang tersebut ditemukan adanya solar yang diduga hasil penyalahgunaan minyak. Tapi kita belum tahu saat ini karena kita baru bisa mengamankan solar tersebut," katanya lagi.
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima kempu berisi solar, dua kempu berisi setengah, serta enam kempu kosong. Selain itu, petugas juga menemukan sekitar 256 botol galon, empat jeriken berkapasitas 35 liter, dua unit pompa, dan satu unit truk.
"Total solar yang diamankan diperkirakan mencapai 9.980 liter," terangnya.
Husen menegaskan, seluruh barang bukti tersebut telah dibawa ke Polres Pekalongan Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Paginya kita bawa ke Polres. Ya, saat ini masih lidik, itu siapa yang punya juga belum tahu. Intinya masih dalam penyelidikan," kata Husen.
Ia mengaku pihaknya belum mengetahui apakah gudang tersebut merupakan tempat penyimpanan milik pribadi atau disewa oleh pihak tertentu.
Menurutnya, penyidik akan menelusuri kepemilikan tempat, pihak yang menyewa, hingga asal solar yang ditemukan di lokasi. "Nanti kita periksa yang punya tempat, kita urut dari bawah dulu. Yang punya tempat siapa, yang nyewa siapa, terus yang punya solar, dapatnya dari mana," ungkapnya.
"Kita belum tahu itu solar beli dari mana, apakah beli di SPBU, 'ngangsu' atau dari mana juga belum tahu. Makanya kan harus kita lidik," sambungnya.
Next News

Sufmi Dasco Ahmad Ajak Publik Serukan 'Buy Indonesia' di Tengah Tekanan Pasar Modal
in 6 hours

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan Ilegal yang Sasar Presiden hingga Tokoh Ormas
in 11 minutes

Kabar Petinggi Polri Ditahan di Mako Brimob Mengemuka, Kadiv Humas Beri Tanggapan Mengambang
17 hours ago

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
21 hours ago

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
a day ago

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
2 days ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
2 days ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
2 days ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
3 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
3 days ago



