Minggu, 26 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Empat Lahan Ladang Tebu di Kajen Disambar Si Jago Merah

Admin WGM - Monday, 13 July 2026 | 02:03 AM

Background
Empat Lahan Ladang Tebu di Kajen Disambar Si Jago Merah
Kebakaran kebun tebu Desa Sabarwangi (Istimewa /)

Kebakaran melanda area perkebunan tebu milik warga di Dukuh Krajan, Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Minggu sore (12/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu api dari pembakaran sampah bekas kulit dan sisa tebangan tebu yang merambat ke lahan perkebunan di sekitarnya.

"Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas kepolisian yang menerima laporan bergerak cepat menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan," tulis Humas Polres Kajen dalam keterangan tertulis, Selasa (13/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi, diketahui kebakaran bermula ketika pemilik lahan bernama Sukirno (65) membersihkan sisa hasil panen tebu. Sukirno kemudian mengumpulkan sisa berupa daun dan batang tebu kering yang menumpuk di lahannya, lalu membakarnya.

Namun, diduga masih terdapat sisa bara api yang kemudian tertiup angin dan merembet ke lahan tebu di sebelahnya. Lahan tebu yang ikut terbakar tersebut adalah milik Sugiri berumur 65 tahun, Mojo berumur 70 tahun, dan Rasidi berumur 65 tahun.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang melanda lahan tebu milik warga tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang dialami para pemilik kebun akibat tanaman tebu yang habis terbakar.

Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman. Pihaknya bersama petugas terkait juga melakukan pendataan dan pengumpulan informasi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Begitu menerima laporan, personel kepolisian segera menuju lokasi bersama unsur terkait untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api pembakaran sampah sisa panen tebu yang merembet ke lahan di sekitarnya.

"Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api pembakaran sampah sisa panen tebu yang merembet ke lahan di sekitarnya," ungkap Teguh, Minggu malam (12/7/2026).

Kapolsek Kajen mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah atau sisa tanaman, terutama pada musim kemarau, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala guna mencegah kebakaran lahan maupun permukiman.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah atau sisa tanaman, terutama, sehingga kejadian serupa tidak terulang," lanjutnya.