Sabtu, 19 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Gudang Mebel di Pekalongan Ludes Terbakar Dini Hari, Api Merembet ke Tiga Rumah Warga

Azizatul Khifdiyah - Friday, 18 September 2026 | 01:00 PM

Background
Gudang Mebel di Pekalongan Ludes Terbakar Dini Hari, Api Merembet ke Tiga Rumah Warga
Gudang mebel dan tiga rumah warga di Desa Kalipancur, Pekalongan, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp500 juta. (radar pekalongan/)

​Berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran hebat melanda gudang mebel kayu serta tiga bangunan rumah warga di Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di Dukuh IV RT 09 RW 04, Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Insiden yang memicu kepanikan warga sekitar ini berlangsung pada Kamis dini hari, 17 September 2026.

​Kobaran api membakar habis bangunan gudang mebel kayu milik Suyitno (48) yang berlokasi di pemukiman tersebut. Selain gudang, tiga rumah warga di sekitarnya milik Supriyanto, Nurhayati, dan Wati juga ikut terkena dampak amukan si jago merah. Diduga kuat, kobaran api dipicu akibat korsleting listrik dari bagian atap gudang mebel.

​Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kapolsek Bojong AKP Wastono, membenarkan insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi usai menerima laporan dari Kepala Desa Kalipancur, Muhroji (46). Koordinasi cepat segera dilakukan untuk mengendalikan situasi di lapangan.

​"Polsek Bojong menerima laporan kejadian kebakaran rumah dan gudang mebel di Desa Kalipancur. Kami langsung berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran serta BPBD Kabupaten Pekalongan untuk meluncur ke lokasi," kata AKP Wastono.

​Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat seorang pekerja mebel bernama Saomin (57) tengah beristirahat di dalam kamar gudang. Saksi terbangun lantaran aliran listrik di dalam gudang mendadak padam secara tiba-tiba. Kondisi gelap membuat saksi memutuskan beranjak untuk memeriksa keadaan sekitar.

​"Saat saksi keluar kamar, ia terkejut melihat api sudah berkobar besar membakar bagian atas tengah gudang mebel. Karena material di dalam gudang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan merembet ke tiga bangunan rumah yang berada di kanan-kiri gudang," jelas Kapolsek.

​Saksi yang melihat hal tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga pemukiman. Teriakan itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk bergotong royong memadamkan api seadanya. Usaha swadaya warga terus dilakukan hingga bantuan dari petugas pemadam tiba.

​Petugas gabungan dari Polsek Bojong, BPBD, dan Petugas Damkar Kabupaten Pekalongan kemudian tiba di lokasi musibah. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah secara intensif. Petugas bersama warga bahu-membahu melokalisasi kobaran agar tidak terus meluas.

​"Api berhasil dipadamkan secara total sekira pukul 04.30 WIB setelah petugas gabungan dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, sumber api diduga kuat berasal dari korsleting jaringan listrik di gudang mebel milik saudara Suyitno," terangnya.

​Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran yang sempat mencekam tersebut. Kendati demikian, kerugian materiil akibat kerusakan gudang mebel beserta tiga bangunan rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Petugas memastikannya usai situasi dipastikan aman sepenuhnya.

​"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, total kerugian materiil yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Saat ini situasi di sekitar lokasi kejadian sudah aman dan kondusif," pungkasnya.