Minggu, 26 Juli 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Diduga Epilepsi Kambuh, Jenazah Warga Kesesi Ditemukan Tidak Bernyawa Mengapung di Sungai Sidomulyo

Admin WGM - Monday, 13 July 2026 | 02:39 PM

Background
Diduga Epilepsi Kambuh, Jenazah Warga Kesesi Ditemukan Tidak Bernyawa Mengapung di Sungai Sidomulyo
Penemuan jasad pria di sungai Sidomulyo Pekalongan (Istimewa /)

Jenazah laki-laki ditemukan warga dalam kondisi mengambang meninggal dunia di aliran sungai pengairan Sidomulyo pada Senin (13/7/2026) pagi. Korban diketahui bernama Waryadi (57), yang merupakan warga asli Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mencuci pakaian di aliran sungai sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, saksi melihat sesuatu mengapung di permukaan air sekitar 10 meter dari posisinya dan mendapati benda tersebut merupakan jasad laki-laki setelah didekati.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT. Laporan lalu diteruskan kepada Kepala Desa Sidomulyo hingga akhirnya dilaporkan ke pihak Polsek Kesesi.

"Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan langsung melaporkan kepada ketua RT," ungkap salah seorang warga dalam keterangan tertulis yang diterima WGM (13/7/2026).

Setelah menerima laporan, Polsek Kesesi bersama personel Samapta Polres Pekalongan dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan di tepi sungai dengan kondisi tubuh telungkup.

Di sekitar lokasi juga ditemukan sepasang sandal jepit berwarna kuning diduga milik korban berjarak sekitar 20 meter dari lokasi penemuan jenazah. Dari hasil pemeriksaan luar, korban didapati masih mengenakan pakaian lengkap berupa baju batik dan sarung.

Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan hasil pemeriksaan fisik luar tersebut. Keterangan warga menyebutkan bahwa sekitar pukul 03.00 WIB korban sempat singgah di pos ronda dan meminta sebatang rokok sebelum melanjutkan perjalanan.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang mendasari dugaan penyebab kematian. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban berada di sekitar sungai sehingga korban kehilangan kesadaran, terjatuh, tenggelam, dan hanyut hingga meninggal dunia.

Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H. membenarkan adanya penanganan tempat kejadian perkara tersebut. Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan guna memastikan penyebab kematian korban.

"Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut kambuh hingga terjatuh ke sungai dan tenggelam," ungkap Warsito.

Ipda Warsito menyatakan bahwa hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda kekerasan dan menegaskan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. Lebih lanjut, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta menolak dilakukan tindakan autopsi.

"Tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini," lanjutnya