Dadan Hindayana Dicopot, Ini Sederet Perubahan pada Program Makan Bergizi Gratis!
Admin WGM - Sunday, 07 June 2026 | 09:30 AM


Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah mengalami guncangan besar menyusul bergulirnya penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di dalam tubuh lembaga pengelolanya. Skandal korupsi pada program strategis nasional ini tidak hanya berdampak pada perombakan struktur organisasi di tingkat pusat, melainkan juga menyeret sejumlah nama mantan petinggi yang kini berstatus sebagai tersangka.
Perubahan paling signifikan pasca-mencuatnya kasus ini adalah keputusan pemerintah untuk mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya. Langkah tegas penonaktifan ini diambil demi kelancaran proses hukum serta evaluasi total terhadap jalannya program. Pascapencopotan Dadan Hindayana, tata kelola dan jalannya mekanisme program MBG dilaporkan langsung mengalami sejumlah perubahan mendasar demi memperbaiki sistem pengawasan ke depan agar kebocoran anggaran tidak kembali terulang.
Di tengah proses pembenahan internal program tersebut, perhatian publik kini tertuju pada sosok Sony Sonjaya, yang merupakan mantan Bos Badan Gizi Nasional (BGN). Setelah ditetapkan sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab, Sony Sonjaya mengeluarkan pernyataan krusial terkait kelanjutan penanganan perkara hukum yang melilit dirinya.
Sony Sonjaya secara terbuka menyatakan janji bahwa dirinya bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan bakal "nyanyi" alias membeberkan seluruh fakta yang diketahuinya mengenai praktik lancung di dalam kasus korupsi anggaran MBG tersebut. Langkah Sony yang berjanji untuk membuka suara secara blak-blakan ini diprediksi akan menjadi kunci penting bagi penyidik untuk membongkar keterlibatan aktor-aktor lain yang berada di dalam pusaran kasus korupsi pangan berskala besar ini.
Di sisi lain, pengusutan terhadap rekam jejak kehidupan pribadi Sony Sonjaya sebelum ditangkap turut mengungkap cerita unik di lingkungan sosialnya. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, Sony diketahui sempat menyewa sebuah rumah kontrakan mewah yang berlokasi di kawasan perumahan elite Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Selama kurang lebih 3 bulan mengontrak di rumah yang berada di kawasan Sentul City tersebut, keberadaan mantan Bos BGN ini rupanya kerap memicu keresahan dan ketidaknyamanan bagi lingkungan sosial sekitarnya. Sejumlah tetangga dekat mengaku sering mengeluhkan perilaku serta aktivitas tidak biasa yang terjadi di dalam rumah kontrakan yang dihuni oleh Sony Sonjaya selama beberapa bulan terakhir tersebut, sebelum akhirnya kasus korupsi ini meledak di media nasional.
Proses hukum dan investigasi mendalam terhadap aliran dana korupsi program MBG ini dipastikan akan terus bergulir seiring dengan janji keterbukaan dari Sony Sonjaya di hadapan penyidik. Publik kini menanti langkah tegas selanjutnya dari instansi penegak hukum dalam menuntaskan skandal korupsi yang telah mencederai jalannya program pemenuhan gizi masyarakat prasejahtera ini secara transparan dan berkeadilan.
Next News

Mantan Calon Bupati Deli Serdang Jadi Otak Pengiriman Uang Palsu Rp 980 Juta untuk Demo di Jakarta
in 6 hours

Kayuh Sepeda Pekalongan-Jakarta Berujung Tersangka, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Pedagang Singkong
in 3 hours

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik ke Singapura
15 hours ago

Pemerintah Siapkan Pajak Digital untuk Transfer Bank demi Genjot Penerimaan Negara
18 hours ago

Titik Api Masih Muncul, Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Landa Area Seluas 1,5 Hektar
21 hours ago

Pembatalan Suket Ijazah Gibran Berpotensi Merembet ke Presiden Prabowo
2 days ago

Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Deklarasi Mahasiswa di Bundaran HI
2 days ago

Melestarikan Warisan Budaya, Parade Kain Batik 116 Meter Bentang Pewarna Alami di Kota Pekalongan
2 days ago

Gelombang Pengunduran Diri Musisi dan UMKM Warnai Rencana Penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman
3 days ago

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
3 days ago


