Balon Udara Jatuh dan Meledak di Gresik, Dua Warga Terluka
Admin WGM - Thursday, 18 June 2026 | 04:50 PM


Sebuah balon udara dilaporkan jatuh dan meledak di sebuah rumah warga di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka serta menyebabkan kerusakan pada bagian belakang bangunan rumah.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, sebelum jatuh ke permukiman warga, balon udara tersebut diduga sempat menyentuh tiang jaringan listrik. Tak lama kemudian, balon menimpa bagian atap rumah hingga menyebabkan kerusakan dan diikuti suara ledakan yang mengejutkan warga sekitar.
Saat kejadian berlangsung, terdapat dua orang yang berada di area rumah. Keduanya terdampak langsung akibat insiden tersebut. Salah satu korban mengalami luka cukup serius, sedangkan korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
Korban yang mengalami luka berat diketahui sedang melakukan pekerjaan modifikasi sepeda motor menggunakan alat gerinda. Ketika balon udara jatuh dan terjadi ledakan, alat yang sedang digunakan diduga lepas kendali sehingga melukai bagian tangannya.
Akibat luka yang diderita, korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, korban lainnya hanya mengalami cedera ringan dan tidak memerlukan penanganan intensif.
Selain menyebabkan korban luka, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada bagian belakang rumah warga. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan rusak setelah tertimpa balon udara dan terdampak ledakan yang terjadi.
Menurut informasi yang dihimpun, balon udara yang jatuh memiliki warna dominan putih dengan motif garis melingkar berwarna hitam dan oranye. Pada badan balon juga terdapat tulisan "Mahjong" yang terlihat jelas.
Hingga saat ini, identitas pemilik maupun pihak yang menerbangkan balon udara tersebut belum diketahui. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas balon yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.
Keluarga korban berencana melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka berharap aparat dapat mengungkap asal-usul balon udara tersebut sekaligus mencari pihak yang bertanggung jawab atas kerugian dan luka yang ditimbulkan.
Kasus ini menjadi perhatian warga setempat mengingat balon udara yang diterbangkan secara tidak terkendali berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama jika bersinggungan dengan jaringan listrik atau jatuh di kawasan permukiman padat penduduk.
Next News

Anak Tukang Becak Menangis Terancam Batal Kuliah, Imbas Ayahnya Mendadak Masuk Desil 9
in 5 hours

Wakil Ketua Gerindra Banyumas Jadi Perantara Uang Rp650 Juta dalam Kasus Korupsi Unsoed
in 5 hours

Bus Rombongan Pati Dilempari Batu di Tol Japek, Polisi Klarifikasi Soal Botok
in 5 hours

Harga Minyak Dunia Merosot ke US$ 93 di Tengah Panasnya Rencana Sanksi Baru AS ke Iran
in 3 hours

Polemik Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Dari Sorotan Waketum MUI hingga Insiden Pelemparan Bus
in an hour

Polda Metro Luruskan Isu Rekening Donasi Aksi 27 Agustus: Bukan Diblokir
in an hour

Bukan Cuma Dongeng: Cara Seru Menceritakan Sirah Nabawiyah pada Anak di Rumah
in an hour

Unsoed Gempar! Rektor Tersangka KPK Kasus Jalur Mandiri, Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt.
19 hours ago

Tiba di Pekanbaru Disambut Asap, Prabowo Ancam Bawa Pelaku "Modus Mancing" ke Jakarta!
19 hours ago

Sumber Air Menyusut, BNPB Ungkap Pemadaman Karhutla Makin Sulit
21 hours ago





