Minggu, 6 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Tengah Malam Dilalap Api, Rumah Makan di Bintoro Demak Hangus Terbakar

Admin WGM - Sunday, 16 August 2026 | 02:44 PM

Background
Tengah Malam Dilalap Api, Rumah Makan di Bintoro Demak Hangus Terbakar
Penyebab kebakaran rumah makan di Bintoro Demak (detikNews/)

Sebuah rumah makan milik Rima di Kelurahan Bintoro, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terbakar pada Minggu (16/8/2026) dini hari. Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB ketika rumah makan tersebut diketahui sudah tutup sejak sekitar pukul 20.00 WIB. Dilansir dari detikJateng, api diduga muncul akibat korsleting listrik dan menyebabkan kerugian sekitar Rp200 juta.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pedagang nasi goreng yang masih berjualan di sekitar lokasi. Saksi melihat api setinggi orang dewasa dari dalam rumah makan yang telah tutup tersebut, kemudian warga sekitar turut mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan kebakaran. Api yang awalnya terlihat di dalam bangunan kemudian semakin membesar dan menghanguskan rumah makan.

Kapolsek Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan warga yang mengetahui kejadian langsung menghubungi pemilik rumah makan dan petugas pemadam kebakaran. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya. Rudi menyebut rumah makan yang terbakar tersebut memiliki luas sekitar 234 meter persegi.

"BPBD, Damkar Demak, anggota Polres Demak, dan Kodim 0716 Demak tiba di TKP dan membantu melakukan pemadaman api tersebut untuk menghindari kebakaran lanjutan dan api sudah dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB," terang Rudi, Minggu pagi (16/8/2026).

Petugas dari BPBD, Damkar Demak, Polres Demak, dan Kodim 0716 Demak bekerja sama untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 WIB dan api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan kebakaran lanjutan. Setelah api padam, petugas memastikan kondisi lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski demikian, kerusakan pada bangunan rumah makan menyebabkan pemilik mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi masih mencatat dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran berdasarkan keterangan dan pemeriksaan awal di lokasi.

"Kerugian sekitar Rp200 juta. Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik," pungkas Rudi.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha. Pemeriksaan instalasi secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran. Masyarakat juga diimbau segera menghubungi petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.