Petugas Damkar Injeksi Pipa Pemadam usai 15 Jam Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Belum Padam
Azizatul Khifdiyah - Thursday, 03 September 2026 | 10:48 AM


Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah belum sepenuhnya padam setelah berkobar lebih dari 15 jam. Berdasarkan laporan detikJateng pada Kamis (3/9/2026) pukul 09.30 WIB, api masih terlihat menyala di bagian atas gunungan sampah blok D. Peristiwa kebakaran ini pertama kali muncul pada Rabu (2/9/2026) sekira pukul 18.30 WIB dan langsung memicu penanganan intensif dari pihak berwenang.
Kebakaran diduga terjadi akibat bara api dalam tumpukan sampah yang kembali menyala serta tertutup material lain di area lokasi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Indradi, mengonfirmasi bahwa penanganan pemadaman hari ini difokuskan di blok B dan D serta wilayah sisi timur. Petugas damkar berencana melakukan metode injeksi air menggunakan pipa langsung ke tumpukan sampah demi memadamkan potensi bara api di lapisan dalam.
Ketua RW 39 Kelurahan Mojosongo, Andri Prayitno, menyampaikan bahwa titik kebakaran berada cukup jauh dari kawasan permukiman warga setempat. Namun, posisi kobaran api tersebut berjarak agak dekat dengan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Solo. Saat awal kejadian, Andri menyebutkan bahwa dampak asap langsung mengarah ke area lain sehingga tidak langsung mengganggu aktivitas warga sekitar.
Guna mengendalikan kobaran api yang membakar gunungan sampah, puluhan armada damkar diturunkan ke lokasi sejak malam hari. Indradi menjelaskan bahwa kondisi penanganan pada hari kedua menunjukkan perkembangan positif karena jumlah titik api telah banyak berkurang secara signifikan. Ia menegaskan bahwa kemunculan api kecil di blok D merupakan bara lama yang tertutup tumpukan sampah dan langsung ditangani petugas.
"Ini kami sedang melakukan pemadaman titik api, kita lihat sudah banyak berkurang," ujar Indradi saat ditemui wartawan di lokasi kebakaran.
"Hari ini kita nanti akan melakukan injeksi juga, melakukan pakai pipa ke dalam tumpukan sampah," ucapnya saat menjelaskan teknis penanganan.
"Mungkin ada apa namanya, sudah disemprot, mungkin ada muncul lagi dikit, tapi langsung kita tangani," jelas Indradi.
"fokus penanganan hari ini masih tetap dipusatkan pada area yang sama seperti hari sebelumnya, yakni di zona atau blok B dan D, termasuk wilayah di sisi timur," pungkasnya.
Sementara itu, Andri Prayitno juga memberikan keterangan terkait situasi awal saat insiden kebakaran tersebut baru saja mulai membesar di kawasan TPA.
"Kebakarannya barusan ya sekira pukul 18.30 WIB, tetapi sudah ada damkar yang turun," ucap Andri Prayitno saat dihubungi awak media.
"(Lokasi kebakaran) Jauh dari permukiman warga, kalau dari PLTSa nya agak dekat," imbuhnya terkait posisi kebakaran.
"Dampak ke warga sementara belum ada, asapnya mengarah ke arah lain, semoga cepat padam," katannya menutup keterangan saat awal kejadian.
Next News

Kejagung Menyita Aset Rp8,4 Miliar Eks Kepala BGN Dadan Hindayana yang Disembunyikan di Mobil
in an hour

Terekam CCTV Berhubungan Seks di Sekolah, Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Dijatuhi Sanksi
in 42 minutes

Belasan Rumah di Aspol Polsek Semarang Utara Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian
in 7 minutes

Batal Dipecat! 2 Prajurit Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Disunat Hukuman, Menteri HAM Mendesak Kasasi!
a day ago

Penyingkapan Kasus Pembunuhan Mozza di Semarang Terungkap Usai Penemuan Kerangka di Jurang Tol Jangli
21 hours ago

Kebakaran Lapak Plastik Srengseng Ancam Permukiman Warga
a day ago

Jendela dan Tembok Bergetar Dini Hari, Dentuman Erupsi Anak Krakatau Gegerkan Warga!
a day ago

Dukungan Antarpetugas di Lereng Curam, Tim Gabungan Jinakkan Kebakaran Hutan Petungkriyono
a day ago

Perkuat Industri Maritim, Presiden Putin Tawari Prabowo Kapal Pengolah Ikan Modern.
2 days ago

Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan Terkubur Kain Daster di Bandungan Semarang
2 days ago



