Minggu, 6 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Petugas Damkar Injeksi Pipa Pemadam usai 15 Jam Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Belum Padam

Azizatul Khifdiyah - Thursday, 03 September 2026 | 10:48 AM

Background
Petugas Damkar Injeksi Pipa Pemadam usai 15 Jam Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Belum Padam
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo belum padam setelah 15 jam. Petugas Damkar terus berupaya memadamkan titik api di blok B dan D menggunakan metode injeksi pipa. (Detik Jateng/)

​Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah belum sepenuhnya padam setelah berkobar lebih dari 15 jam. Berdasarkan laporan detikJateng pada Kamis (3/9/2026) pukul 09.30 WIB, api masih terlihat menyala di bagian atas gunungan sampah blok D. Peristiwa kebakaran ini pertama kali muncul pada Rabu (2/9/2026) sekira pukul 18.30 WIB dan langsung memicu penanganan intensif dari pihak berwenang.

​Kebakaran diduga terjadi akibat bara api dalam tumpukan sampah yang kembali menyala serta tertutup material lain di area lokasi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Indradi, mengonfirmasi bahwa penanganan pemadaman hari ini difokuskan di blok B dan D serta wilayah sisi timur. Petugas damkar berencana melakukan metode injeksi air menggunakan pipa langsung ke tumpukan sampah demi memadamkan potensi bara api di lapisan dalam.

​Ketua RW 39 Kelurahan Mojosongo, Andri Prayitno, menyampaikan bahwa titik kebakaran berada cukup jauh dari kawasan permukiman warga setempat. Namun, posisi kobaran api tersebut berjarak agak dekat dengan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Solo. Saat awal kejadian, Andri menyebutkan bahwa dampak asap langsung mengarah ke area lain sehingga tidak langsung mengganggu aktivitas warga sekitar.

​Guna mengendalikan kobaran api yang membakar gunungan sampah, puluhan armada damkar diturunkan ke lokasi sejak malam hari. Indradi menjelaskan bahwa kondisi penanganan pada hari kedua menunjukkan perkembangan positif karena jumlah titik api telah banyak berkurang secara signifikan. Ia menegaskan bahwa kemunculan api kecil di blok D merupakan bara lama yang tertutup tumpukan sampah dan langsung ditangani petugas.

​"Ini kami sedang melakukan pemadaman titik api, kita lihat sudah banyak berkurang," ujar Indradi saat ditemui wartawan di lokasi kebakaran.

​"Hari ini kita nanti akan melakukan injeksi juga, melakukan pakai pipa ke dalam tumpukan sampah," ucapnya saat menjelaskan teknis penanganan.

​"Mungkin ada apa namanya, sudah disemprot, mungkin ada muncul lagi dikit, tapi langsung kita tangani," jelas Indradi.

​"fokus penanganan hari ini masih tetap dipusatkan pada area yang sama seperti hari sebelumnya, yakni di zona atau blok B dan D, termasuk wilayah di sisi timur," pungkasnya.

​Sementara itu, Andri Prayitno juga memberikan keterangan terkait situasi awal saat insiden kebakaran tersebut baru saja mulai membesar di kawasan TPA.

​"Kebakarannya barusan ya sekira pukul 18.30 WIB, tetapi sudah ada damkar yang turun," ucap Andri Prayitno saat dihubungi awak media.

​"(Lokasi kebakaran) Jauh dari permukiman warga, kalau dari PLTSa nya agak dekat," imbuhnya terkait posisi kebakaran.

​"Dampak ke warga sementara belum ada, asapnya mengarah ke arah lain, semoga cepat padam," katannya menutup keterangan saat awal kejadian.