Minggu, 6 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Dukungan Antarpetugas di Lereng Curam, Tim Gabungan Jinakkan Kebakaran Hutan Petungkriyono

Azizatul Khifdiyah - Saturday, 05 September 2026 | 11:57 AM

Background
Dukungan Antarpetugas di Lereng Curam, Tim Gabungan Jinakkan Kebakaran Hutan Petungkriyono
​Tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan pinus di lereng terjal Petungkriyono, Pekalongan. Petugas manfaatkan dahan pohon untuk padamkan api. (radar pekalongan/)

​Dilansir dari laporan Radar Pekalongan, personel gabungan TNI, Polri, Perhutani, dan warga berjibaku memadamkan kebakaran hutan di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu pagi, 5 September 2026. Kebakaran tersebut tepatnya melanda kawasan hutan pinus Petak 39E RPH Tlogopakis BKPH Doro KPH Pekalongan Timur di Desa Curugmuncar. Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.15 WIB sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Petungkriyono pukul 05.30 WIB.

​Mengutip berita tersebut, para petugas terpaksa bekerja secara manual menggunakan dahan kayu berdaun rimba karena ketiadaan selang bertekanan tinggi di lokasi. Ekstremnya medan perbukitan yang terjal membuat antarpetugas harus saling memegangi tangan rekannya agar tidak jatuh ke dasar jurang saat memukul api. Percikan api yang membesar di sekitar batang pohon pinus tersebut terus dipukul serta ditekan di tengah kepungan asap pekat.

​Berdasarkan laporan media tersebut, kebakaran lahan hutan seluas 0,06 hektare ini diduga berawal dari percikan jaringan listrik akibat pohon tumbang diterpa angin kencang. Pohon yang tumbang pada Jumat malam tersebut menimpa tiang listrik hingga memicu munculnya api di tengah vegetasi yang kering. Selain itu, satu pohon pinus berukuran besar juga ditemukan tumbang melintang hingga menutup sebagian badan jalan beton di wilayah tersebut.

​"Api sudah bisa dipadamkan bersama Forkompincam, Perhutani, dan masyarakat," kata Camat Petungkriyono, Hadi Surono.

​Dilansir dari sumber yang sama, kobaran api utama akhirnya berhasil dijinakkan secara total oleh tim gabungan sekitar pukul 07.15 WIB. Meskipun api utama telah padam, petugas tetap melancarkan proses pendinginan serta penyisiran sisa bara tersembunyi guna mengantisipasi embusan angin kencang. Kebakaran ini berdampak pada 11 pohon pinus dengan perkiraan kerugian materiil mencapai Rp5 juta.

​"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujar Kapolsek Petungkriyono, Iptu Faridin.