Minggu, 6 September 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan Terkubur Kain Daster di Bandungan Semarang

Azizatul Khifdiyah - Friday, 04 September 2026 | 03:18 PM

Background
Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan Terkubur Kain Daster di Bandungan Semarang
Jasad bayi perempuan ditemukan terkubur terbungkus kain daster di kebun warga Bandungan, Kabupaten Semarang. Satreskrim Polres Semarang kini usut pelakunya. (detik jateng/)

​Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang digegerkan oleh penemuan mayat bayi perempuan yang terkubur di kebun. Mengutip laporan berita media massa, jenazah bayi misterius tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Gendro Susanto (38) pada Kamis (3/9/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Saksi yang kala itu sedang mencari rumput pakan ternak merasa curiga saat melihat adanya gundukan tanah baru di area kebun.

​Saksi kemudian menggali tanah tersebut dan terkejut menemukan sesosok jasad bayi dalam posisi tertelungkup terbungkus daster. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polsek Bandungan dan diteruskan ke Tim Inafis Polres Semarang yang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa bayi malang tersebut diperkirakan baru saja dilahirkan sekitar satu hari sebelum ditemukan warga.

​Berdasarkan identifikasi petugas, bayi berjenis kelamin perempuan itu memiliki panjang tubuh sekitar 49 sentimeter serta berat badan kurang lebih 3,4 kilogram. Pihak kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan intensif guna mengumpulkan bukti pendukung di lokasi kejadian perkara. Keterangan tertulis mengenai penanganan kasus ini disampaikan oleh jajaran kepolisian pada Jumat (4/9/2026).

​Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo memberikan pernyataan terkait penanganan kasus pembuangan bayi yang ditangani oleh jajarannya.

"Saat ini kami telah menerjunkan Unit Inafis Polres Semarang untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap kejadian tersebut," ungkapnya.

​Kepolisian menegaskan tekadnya untuk mendalami seluruh petunjuk demi menemukan pihak yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan seluruh informasi serta petunjuk yang ada. Kami akan mendalami kejadian ini secara serius untuk mengetahui kronologi secara lengkap dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab," tegasnya.

​Sementara itu, Kapolsek Bandungan Iptu Subedi membeberkan kondisi fisik jasad bayi saat pertama kali ditemukan di lokasi kejadian.

"Bayi dalam posisi tertelungkup dan terkubur di dalam tanah. Tubuh bayi tersebut juga ditemukan dalam kondisi tertutup kain daster," jelasnya.

​Kepolisian mengimbau peran aktif warga sekitar demi mempercepat penanganan perkara penemuan mayat bayi tersebut. "Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian itu untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan perkara," pungkasnya.